Jalan-jalan ke Hanoi
Oleh: Camilla Adindamaulani
Kota Hanoi mengingatkan pada kota Jakarta pada awal 80-an. Ketika lalu lintas lebih lengang, becak masih beroperasi di jalan raya, dan langit yang tidak sesak oleh gedung pencakar langit.
Layaknya sebuah administrasi pada masa orde baru, Hanoi pun memancarkan energi sebuah kota yang giat membangun perekonomiannya. Bila berkendaraan ke pinggir Kota Hanoi, akan terlihat deretan pabrik-pabrik perusahaan internasional seperti Canon, Nike, dan Sanyo.
Meski industri raksasa merambah Hanoi, tetapi ibu kota Vietnam ini tetap memancarkan daya tarik sebuah kota kecil. Bagi yang pernah mengunjungi Ho Chi Minh City (HCMC), kota terbesar di Vietnam, mereka akan merasakan perbedaannya. HCMC lebih metropolis dan sibuk.
Sementara di Hanoi, semua berjalan lebih tenang. Peninggalan budaya sosialis pun lebih kentara. Misalkan saja cara penduduk Hanoi yang berpakaian mirip satu sama lain," komentar Linda, 28, seorang turis Amerika Serikat.
Pria dan wanita berkemeja katun berwarna putih polos atau gading dipadu dengan pantalon berwarna gelap, adalah norma berpakaian yang umum terlihat.
Pada Oktober tahun ini, Hanoi genap berusia 1.000 tahun dan dinobatkan oleh Frommer's Travel Guide sebagai salah satu kota yang patut dikunjungi pada 2010. Asimilasi budaya China yang menguasai Vietnam dari 110 SM hingga tahun 938 sangat terlihat dari tradisi, jenis makanan, arsitektur, dan kuil-kuil yang dikunjungi penduduk yang mayoritas beraliran Buddha, Kong Hu Cu dan Tao.
Contohnya seperti kuil Ngoc Son di tengah danau Hoan Kim. Didirikan pada abad ke-14 sebagai penghormatan untuk Confisius, Tao dan Jendral Tran Hung Dao yang menaklukkan Mongolia, interior dan eksterior kuil ini didominasi warna merah dan karakter China.
Kuil ini dibuka setiap hari dari jam 8 pagi hingga 6 petang. Anda perlu membayar 10.000 VND (Vietnam Dong) untuk masuk. Di bagian utara danau Hoan Kim, sebuah paviliun bersusun tiga berdiri dan diberi nama Turtle Tower karena menurut legenda, seekor kura-kura menelan pedang seorang pahlawan di danau ini.
Bagi penduduk setempat, danau Hoan Kim merupakan jantung kota Hanoi yang dituju untuk tai ci, berjalan kaki, atau sekadar duduk bergosip, dan memadu kasih. "Daerah sekeliling Hoan Kim adalah daerah yang ideal bagi para turis karena di sana terletak banyak hotel kelas menengah, biro perjalanan, tempat makan, berbelanja, dan hiburan," ujar Hang Tran, karyawati biro pelayaran Bhaya Cruises.
Salah satu hiburan yang tidak boleh dilewatkan adalah wayang air. Dimainkan di panggung kolam, wayang air ini mengisahkan legenda rakyat Vietnam melalui boneka-boneka yang dikendalikan oleh dalang dari balik tirai.
Pertunjukan berlangsung selama sejam dan penonton tidak butuh alih bahasa untuk dapat menikmatinya. Melihat boneka kayu menari, melompat dan membentuk formasi diatas air saja sudah cukup menghibur.
Pertunjukan Thang Long Water Puppet berlangsung tiap hari antara pukul 15.30 dan 21.15. Tiket masuk seharga 60.000 VND dan 40.000 VND.
Di bagian selatan danau Hoan Kim, terbentang daerah French Quarter yaitu gedung antik Opera House berada. Pengunjung tidak bisa masuk apabila tidak ada pertunjukan, tetapi Anda dapat mengagumi bangunan ini dari luar sambil minum kopi di sebuah kafe di halamannya.
Persis di belakang Opera House, Anda dapat belajar tentang sejarah peradaban Vietnam sejak 1.200 SM di National Museum of Vietnamese History dan perhatikan betapa banyak kemiripannya dengan sejarah peradaban Indonesia. Museum ini buka tiap hari kecuali Senin dengan tiket masuk seharga 20.000 VND.
Di seberang jalan, kisah sejarah Vietnam berlanjut ke masa penjajahan Prancis dan perang melawan AS di dalam Museum of Vietnamese Revolution. Museum ini juga buka tiap hari kecuali Senin.
Ha Long Bay
Bila Anda sudah tiba di Hanoi, luangkan waktu untuk mengunjungi Ha Long Bay yang berjarak 4 jam bermobil. Di situs yang dilindungi UNESCO sebagai peninggalan sejarah dunia ini, Anda akan melihat keajaiban alam yaitu bukit-bukit karang mencuat dari hijaunya laut yang tenang.
Cara yang paling tepat menikmati Ha Long Bay adalah dengan bermalam di atas kapal yang melayari teluk ini. Sangat mudah menemukan biro perjalanan yang mengatur pelayaran Ha Long Bay.
Namun untuk pengalaman yang tak terlupakan, pilih kapal yang lebih eksklusif dan tidak mengangkut terlalu banyak penumpang.
Dengan begitu, Anda tidak perlu berebut tempat di dek atau di ruang makan untuk pemandangan terbaik, seperti yang ditawarkan oleh Bhaya Cruises.
Di atas kapal yang cantik, Anda berlayar sambil menikmati indahnya pemandangan Ha Long Bay serta dimanjakan dengan hamparan prasmanan makanan laut Vietnam dan Internasional, mencoba kayak dan berenang di laut lepas, bersantai di spa, menikmati demo masak, atau sekadar menikmati matahari dengan berjemur.
Kapal juga akan mampir ke peternakan apung mutiara dan gua dengan stalaktit dan stalakmit yang berusia 40.000 tahun.
Selama musim panas, harga kabin per orang mulai dari US$175 per malam. Rajin-rajinlah mengecek situs mereka untuk harga promosi. (redaksi@bisnis.co.id)
Camilla Adindamaulani
Peserta magang pada Unifem Singapura
Sumber : Bisnis.com
Foto : http://vietnamtravelchoice.com/
--------------------------------------
Kami Travel Agent melayani Tiket Pesawat, Voucher Hotel, Paket Tour, Paket Umroh, Asuransi Perjalanan dan Dokument Travel.
--------------------------------------
Untuk Informasi Penerbangan Domestik : Airasia, Batavia Air, Citilink, Garuda Indonesia, Lion Air, Mandala Air, Merpati Nusantara Airlines dan Sriwijaya Air. Hubungi Operator kami, klik Link ini untuk Konsultasi dengan Operator Kami.
--------------------------------------
Cari Informasi Reservasi ( Klik Link ) Tiket Pesawat, Tiket Pesawat Termurah, Tiket Pesawat Online, Harga Tiket Pesawat, Booking Tiket Pesawat, Jadwal Penerbangan, Pemesanan Tiket, Pembelian Tiket, Rute Penerbangan, Tipe Pesawat, Bandara dan Maskapai Penerbangan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar