Home » » Keramahan Khas Yogya di The Phoenix

Keramahan Khas Yogya di The Phoenix

Home > Kabar Berita > Penginapan > Keramahan Khas Yogya di The Phoenix

Accorhotels.com

Keramahan Khas Yogya di The Phoenix

HOTEL The Phoenix Yogyakarta memang didisain secara istimewa dari sisi peninggalan budaya di kota Gudeg tersebut. Meski difasilitasi modern, Anda akan tetap menjumpai keramahtamahan ala warga Yogya.

Tidak berada jauh dengan Malioboro, dalam perkembangannnya, Hotel The Phoenix Yogyakarta mengalami renovasi besar-besaran dengan memadukan nuansa peninggalan budaya yang bersejarah dalam pancaran zaman kolonial, dengan atmosfir Yogya.

Meski Hotel The Phoenix Yogyakarta berbintang empat, namun pelayanan yang diberikan serupa dengan bintang lima. Hotel ini menawarkan 144 kamar yang elegan dengan 10 kamar suite dan satu kamar khusus bagi orang cacat. Selain itu, masing-masing kamar terdapat balkon pribadi yang dilengkapi dengan perabotan modern dan klasik yang nyaman.

Fasilitas seperti wifi, laundry, balkon pribadi, mini bar, tv kabel dan satelit, dapat Anda nikmati secara percuma selama Anda berada disana. Bersantai di tepi kolam renang di siang hari bisa menjadi alternatif pilihan Anda yang hanya ingin bersantai di hotel, atau biarkan concierge membantu Anda merencanakan berbagai kegiatan.

Karena letaknya yang berdekatan dengan tempat-tempat wisata, Anda tentu saja bisa melakukan wisata kota. Gunakan becak dan andong untuk mengantar Anda ke rute yang biasa diadakan seperti misalnya Benteng Vredeburg, Keraton Yogyakarta dan Taman Sari, Kotagede serta ke pusat oleh-oleh khas Jogja di kawasan Pathuk, Jogja.

Awal berdiri
Pertama kali didirikan pada 1918, hotel ini telah beberapa kali berubah nama. Pada tahun 1930, sempat bernama Spledid setelah disewa oleh seorang warga negara Belanda. Lalu, pada 1942 di saat Jepang berkuasa, Spledid berganti menjadi Yamato. Setelah Jepang menyerah pada 1945, hotel ini kembali ke tangan Indonesia.

Pada saat bernama Hotel Merdeka pada 1951, Soekarno bahkan sempat berkantor sementara di hotel ini ketika ibu kota Indonesia dipindahkan ke Yogyakarta. Nama Hotel Merdeka bertahan hingga 1987, dan dikembalikan ke cucu pemiliknya, bernama Sulaeman. Setelah dilakukan renovasi pada 1993, hotel ini resmi berganti nama menjadi Hotel The Phoenix Heritage.

Pada 2003, Accor Group mengambil alih manajemen dan melakukan renovasi besar-besaran pada hotel ini. Pada 14 Mei 2004, nama Hotel The Phoenix Heritage diubah menjadi Grand Mercure hingga 29 Maret 2009. Pada 30 Maret 2009, nama hotel Grand Mercure kembali menjadi The Phoenix Yogyakarta.(OL-5)

Sumber : http://www.mediaindonesia.com/
Penulis : Adinda Putri
Minggu, 29 November 2009 09:18 WIB
--------------------------------
Kami Travel Agent melayani Tiket Pesawat, Voucher Hotel, Paket Tour, Paket Umroh, Asuransi Perjalanan dan Dokument Travel.
--------------------------------
Untuk Informasi Penerbangan Domestik : Airasia, Batavia Air, Citilink, Garuda Indonesia, Lion Air, Mandala Air, Merpati Nusantara Airlines dan Sriwijaya Air. Hubungi Operator kami, klik Link ini untuk Konsultasi dengan Operator Kami.
--------------------------------
Cari Informasi Reservasi ( Klik Link ) Tiket Pesawat, Tiket Pesawat Termurah, Tiket Pesawat Online, Harga Tiket Pesawat, Booking Tiket Pesawat, Jadwal Penerbangan, Pemesanan Tiket, Pembelian Tiket, Rute Penerbangan, Tipe Pesawat, Bandara dan Maskapai Penerbangan.
Share this article :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Paket Tour Wisata - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger