SATU lagi tempat makan yang mencoba menggali dan melestarikan kekayaan masakan tradisional. Itulah Dapur Warisan yang terletak di Jalan Panglima Polim 1 No 95, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Menurut sejarahnya, cikal- bakal restoran ini sebenarnya telah lama eksis di dunia kuliner yaitu berawal dari resep rahasia turun-temurun di rumah makan “Lotek Kalipah Apo” pada 1947 di Bandung. Rumah makan itu telah menjadi tempat favorit untuk bernostalgia di Kota Kembang itu. Menyusul kesuksesan itu, didirikanlah tempat makan lain yaitu Café Bali di Jalan RE Martadinata, Bandung, yang menjual masakan khas tradisional Indonesia. Kemudian dibuka lagi Café Bali European Food dan Café Bali Asian food di lokasi yang berdekatan.
Selain banyak digemari pengunjung dari dalam dan luar kota, Café Bali sering kali menjadi destinasi wisata kuliner para turis internasional yang berkunjung ke Kota Bandung. Karena itu, tidak heran pada 2005 dan 2006 pemerintah daerah Kota Bandung memberikan penghargaan berupa “Piala Sapta Pesona” sebagai restoran terbaik.
Lalu pada Desember 2009 kafe ini membuka cabang pertamanya di Jakarta. Di Ibu Kota, nama restoran berubah menjadi Dapur Warisan. Menurut Chef Manager Dapur Warisan Rahmat Hidayat atau biasa disapa Ichan, di sini masakannya tidak hanya berasal dari menu asli Nusantara, tetapi juga campuran dari hidangan khas Asia dan Barat. Hal itu, kata dia, sebagai upaya memberikan pilihan yang bervariasi bagi para pelanggan setia.
“Pengunjung dari keluarga atau rombongan mungkin ada yang kurang suka masakan tradisional. Makanya kami sediakan juga ragam masakan Asia dan Barat. Tetapi tetap mempertahankan resep rahasia keluarga yang telah diwariskan secara turun-temurun,” tutur Ichan.
Dari desain ruangannya, Dapur Warisan tetap menghadirkan nuansa Bali modern yang diimplementasikan berupa pajangan, lukisan, meja, dan kursi jati antik yang didatangkan langsung dari Pulau Dewata itu. Ruangannya pun sangat luas yang dapat menampung hingga 150 orang yang terbagi dalam area indoor, outdoor, dan lesehan.
Dari segi menu, Ichan mengutarakan, masakan unggulan di sini di antaranya nasi bebek Bali. Menurut dia, bebek yang dipilih yang berusia tua karena dagingnya tebal dan seratnya lebih lembut. Benar saja, dengan proses penggorengan khusus, daging bebek terasa renyah dan seratnya terasa lembut. Dengan tambahan nasi yang dibungkus daun pisang serta berbagai sambal yang ditaruh berjejer di piring, masakan ini begitu istimewa. Pelengkap yang tersedia, yaitu sambal dadak mangga, sambal Thailand, sambal Bali, sambal terasi, lalapan, rempeyek, dan acar labu.
“Ini salah satu menu paling laku di sini,” ungkap Ichan.
Masakan lain yang tersedia di sini adalah tom yam kelapa muda. Diketahui, tom yam adalah sup seafood asam pedas yang merupakan masakan khas Thailand. Di sini, tom yam dimasak bersama kelapa muda.
Ichan bercerita, proses penemuan menu unik ini berlangsung secara tak sengaja. Suatu saat dia sedang makan dengan menu tom yam di suatu tempat. Sebagai pelepas dahaga, dia memilih es kelapa muda. Saat tengah menyeruput minuman tersebut, daging kelapa terjatuh ke mangkuk dan tercampur dengan kuah tom yam. Meski begitu, Ichan tetap memakan kelapa tersebut. Setelah dicicipi, dia merasakan rasanya cukup nikmat. Sejak saat itu, dia mulai meracik masakan ini. Memang terbukti, rasanya cukup unik. Perpaduan kuah tom yam yang cenderung pedas, daging seafood yang nikmat, serta daging kelapa yang manis, menghasilkan hidangan istimewa. Lebih spesial lagi, masakan tom yam disajikan langsung di dalam batok kelapa. Sungguh penampilan yang berbeda.
“Jadi pengunjung mencicipi tom yam yang disajikan di dalam batok kelapa,” kata Ichan.
Ada juga menu gurame saos Bangkok yaitu ikan gurame yang dimasak dengan saus dasar kuning. Ikan gurame yang digunakan berukuran sedang sekira 600 gram karena dagingnya lebih lembut dan enak. Tersedia juga phat thai, yaitu semacam kwetiau khas Thailand. Juga ada nasi pattaya yaitu nasi goreng yang dibungkus dengan telur dadar.
Dapur Warisan menyediakan pula menu paket rames, paket nasi, paket buffet, paket lunch mursida, dan paket box. Kata Ichan, untuk mengakomodasi keinginan pelanggan, rencananya dalam waktu dekat juga akan menghadirkan counter-counter masakan China dan Jepang seperti dim sum misalnya di area indoor restoran.
“Itu berawal dari masukan pengunjung. Karena kebanyakan tamu memang mencari makan di sini, bukan tempat nongkrong. Karena itu, kita buka counter makanan agar mereka betah,” tandasnya.
Untuk minuman, terdapat racikan unik semisal gadis bali yang berisi campuran jus stroberi, sirsak, dan mangga. Atau jejaka bali, berupa gabungan jus sirsak, stroberi,dan jambu. Yang menjadi favorit di sini juga yaitu senja di uluwatu, stroberi mousse, es campur, es cincau hijau, dan stamina juice.
Dengan mutu dan kualitas bahan makanan yang tinggi, tim chef berpengalaman dan suasana nyaman tidak berlebihan bila Dapur Warisan menjadi pilihan Anda saat bersantap. Di sini juga menjadi lokasi yang tepat untuk menyelenggarakan rapat, gathering kantor, seminar, maupun ulang tahun dan pernikahan.(Koran SI/Koran SI/ftr)
Sumber : http://www.okefood.com/
--------------------------------
Kami Travel Agent melayani Tiket Pesawat, Voucher Hotel, Paket Tour, Paket Umroh, Asuransi Perjalanan dan Dokument Travel.
--------------------------------
Untuk Informasi Penerbangan Domestik : Airasia, Batavia Air, Citilink, Garuda Indonesia, Lion Air, Mandala Air, Merpati Nusantara Airlines dan Sriwijaya Air. Hubungi Operator kami, klik Link ini untuk Konsultasi dengan Operator Kami.
--------------------------------
Cari Informasi Reservasi ( Klik Link ) Tiket Pesawat, Tiket Pesawat Termurah, Tiket Pesawat Online, Harga Tiket Pesawat, Booking Tiket Pesawat, Jadwal Penerbangan, Pemesanan Tiket, Pembelian Tiket, Rute Penerbangan, Tipe Pesawat, Bandara dan Maskapai Penerbangan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar