Home » » Bekas Bunker Jepang jadi Tempat Wisata

Bekas Bunker Jepang jadi Tempat Wisata

Home > Kabar Berita > Wisata > Bekas Bunker Jepang jadi Tempat Wisata

Indonesia.travel

Bekas Bunker Jepang jadi Tempat Wisata

SEJARAH mencatat Indonesia pernah mengalami masa penjajahan yang cukup lama. Setelah Belanda berkuasa sekitar 3,5 abad, kita kembali dijajah oleh Jepang. Hingga kini masih banyak sisa-sisa penjajahan yang menjadi saksi biksu dari masa kelam itu. Salah satu yang bisa Anda kunjungi adalah bunker Jepang di Bukit Tinggi, Sumatera Barat.

Bunker Jepang di kota Bukittinggi dibangun oleh orang Indonesia di bawah kerja paksa untuk para tentara Jepang yang menduduki Indonesia dari tahun 1942-1945. Bunker bawah tanah ini mempunyai panjang 1.470 meter dan berada 40 meter di bawah Ngarai Sianok.

Di dalam terowongan ini Anda bisa melihat 21 terowongan yang digunakan untuk menyimpan amunisi, sebagai tempat tinggal, ruang rapat, ruang makan para Romusha (pekerja paksa), dapur, penjara, ruang sidang, penyiksaan, ruang spionase, ruang penyergapan, dan gerbang untuk melarikan diri.

Di sini, Anda dapat melihat bagaimana tempat ini menjadi sebuah benteng yang efektif. Terowongan yang mempunyai diameter tiga meter ini memiliki dinding yang tebal sehingga suara tidak dapat didengar dari luar.

Tempat yang biasa disebut lobang Jepang ini mencakup wilayah hampir dua hektar dan memiliki enam pintu. Satu pintu terletak di taman panorama, yang lain merupakan akses ke desa Sianok di jurang ngarai Sianok. Pada awalnya terowongan ini sangat sangat gelap dan dingin namun kini telah memiliki lampu dan ventilasi yang benar.

Sebagian besar terowongan ini akan segera memiliki ruang untuk menampilkan foto-foto, sebuah museum perjuangan, dan sebuah teater kecil. Di pintu masuk, pengunjung juga dapat melihat peta terowongan berikut informasi tentang fungsinya. Bunker ini juga memiliki kamera CCTV.

Pintu masuk utama ke bunker Jepang terletak di taman panorama, di mana Anda juga bisa menikmati pemandangan indah ngarai Sianok. Taman ini berada sekitar 1 km dari pusat kota Bukittinggi.

Dari bandara internasional Minangkabau, Anda dapat menyewa sebuah mobil atau naik minibus ke Bukittinggi. Anda dapat menemukan minibus di gerbang keluar dari bandara di Simpang Ketaping. Jarak dari Padang ke Bukittinggi adalah 90 km.

Tiket yang dikenakan untuk orang dewasa yang ingin masuk ke dalam gua sebesar Rp8.000 sedangkan anak-anak Rp.5.000.

Menjelajahi kompleks terowongan dan gua adalah petualangan yang nyata dimana Anda bisa mengingat kembali masa-masa sulit para pekerja Indonesia.(*/OL-5)

Sumber : mediaindonesia.com
Share this article :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Paket Tour Wisata - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger