Gua Cederberg -- southafrica.net
Gua Cederberg Warisan Kerajaan Cape Floral
Penulis : Rimbo Afred
DI SELA kesempatan piala dunia 2010, berkunjunglah ke gua batu Gurun Stadsaal di kawasan Gurun Cederberg Afrika Selatan.
Gua batu gurun seluas 71 ribu hektare ini merupakan bagian dari situs warisan dunia kerajaan Cape Floral yang diperkirakan hidup pada 300 hingga 6.000 tahun yang lalu. Dengan warnanya yang terang, batu-batu pasir merah ini dijadikan daya tarik oleh setiap pengunjung.
Penyebutan nama Cederberg tidaklah sama. Bagi orang-orang Inggris, menyebutnya dengan nama Cedarberg, sedangkan orang Afrika menyebutnya Sederberg. Adapun sebutan lain seperti Cape Cederberg (tanjung Cederberg).
Di lokasi ini, pengintaian sebuah pesawat juga bisa dilakukan, asalkan Anda tetap berdiri di 2.000 meter ketinggian gua.
Cederberg berada di daerah bebatuan kasar dan daerah tandus di dekat Kota Cape (300 kilometer di sebelah utara), Citrusdal, Clanwilliam dan Ceres di tanjung barat pantai Afrika Selatan.
Meski terlihat gersang, Cederberg merupakan sebuah tempat baru bagi Anda yang ingin berbagi pengalaman menarik. Apalagi di tempat itu Anda juga masih bisa menyaksikan berbagai hewan-hewan dan tumbuhan yang sudah langka.
Setiap perjalanan menuju ke gua Stadsaal di atas pegunungan mencerminkan pesona yang dramatis dimana nilai seni berupa lukisan binatang kuno san terlihat jelas pada dinding-dinding gua batu berwarna merah ini.
Agar tetap utuh dan terjaga, Cederberg mendapat perhatian khusus dari pihak pemerintah Afrika Selatan yang bernama CapeNature. (*/OL-08)
Sumber : mediaindonesia.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar