Pagoda Thien Mu -- sacred-destinations.com
Pagoda Cantik di Tepi Sungai Perfume, Vietnam
DIBANGUN pada 1601 di antara sungai dan hutan pinus, Pagoda Thien Mu di Hue adalah salah satu bangunan keagamaan tertua dan tercantik di Vietnam. Maka, bila melancong ke negeri itu jangan lewatkan kesempatan mengagumi bangunannya.
Pagoda Thien Mu berakar dalam legenda lokal dimana seorang wanita tua muncul di bukit dan mengatakan bahwa Tuhan akan datang dan membangun sebuah pagoda Buddha untuk kemakmuran negara. Mendengar ini, Raja Nguyen Hoang kemudian memerintahkan pembangunan pagoda Thien Mu.
Konstruksi dimulai pada 1601 di bawah pimpinan Raja Nguyen Hoang lalu kemudian direnovasi oleh Raja Phuc Nguyen Tan pada 1665. Setelah itu, Raja Nguyen Phuc Chu memberikan lonceng besar pada 1710 dan prasasti yang didirikan di bagian belakang kura-kura marmer di 1715.
Seiring perjalanan waktu, pada 1864 Raja Thieu Tri menambahkan menara Phuoc Dien di depan pagoda. Keindahan pagoda juga sempat rusak berat pada 1943, tetapi kemudian direnovasi selama lebih dari 30 tahun setelahnya.
Pagoda Thien Mu terletak di atas bukit Khe Ha, di tepi utara Sungai Perfume membentang ke utara dari sungai di tujuh tingkatan yang berurutan. Masing-masing didedikasikan untuk manusia oleh Sang Buddha sebagai langkah pencerahan.
Sesampainya di kompleks kuil, di depan pagoda, Anda akan menemukan menara oktagonal Phuoc Dien Tower. Masuk lebih dalam ada Kuil Dai Hung sebagai ruang utama yang menyajikan sebuah arsitektur megah.
Di dalam Kuil Dai Hung inilah, Anda akan menemukan lonceng besar setinggi 2,5 meter dengan berat 3.285 kg dan kura-kura dengan prasasti tertulis setinggi 2,58 meter.
Selain itu, ada juga sebuah bangunan monastik yang terletak di pusat kompleks, dimana para biarawan biasanya melakukan rutinitas sehari-hari seperti memasak, menumpuk kayu, dan memotong gulma.
Peninggalan yang dirasa cukup penting ada di sebuah bangunan dekat bagian belakang kompleks. Di sana ada peninggalan mobil dimana rahib Thich Quang Duc menggunakannya untuk pergi ke Saigon pada 11 Juni 1963 dan membakar diri sebagai protes terhadap pelanggaran rezim kebebasan beragama.
Sementara itu, di ujung utara kompleks, Anda bisa melihat kuburan besar di dasar pegunungan Truong Son dan taman pohon pinus yang terawat.
Untuk menemukan tempat ini, Anda bisa ke tepi Sungai Perfume di Hue, beberapa mil arah barat daya desa Long Huong. Anda bisa berkunjung hari apa saja mulai pukul 8.00-17.00 waktu setempat.
Perhatikan pula, bahwa pada pukul 11.30-14.00 waktu setempat para biksu biasanya istirahat makan siang dan setengah bagian belakang kompleks akan ditutup. (sacred-destinations.com/*/X-12)
Sumber : mediaindonesia.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar