Home » » Sisa Kerajaan di Lembah Desa Candirenggo

Sisa Kerajaan di Lembah Desa Candirenggo

Home > Kabar Berita > Wisata > Sisa Kerajaan di Lembah Desa Candirenggo

Candi Singasari -- wisatamelayu.com

Sisa Kerajaan di Lembah Desa Candirenggo

PULAU Jawa menyimpan banyak peninggalan candi yang merupakan salah satu kekayaan sejarah negara kita. Diantara beberapa kerajaan yang ada, muncullah nama Kerajaan Singasari. Sebuah monumen sejarahnya yang masih bisa Anda lihat adalah Candi Singasari.

Candi yang berlokasi di Desa Candirenggo, Kecamatan Singasari, Kabupaten Malang, Jawa Timur ini menjadi saksi sejarah akan keberadaan sebuah kerajaan yang cukup disegani pada masanya.

Dibangun pada 1304 M untuk menghormati Raja Kertanegara, raja terakhir Kerajaan Singasari yang meninggal pada 1292 M, Candi Singasari berdiri di sebuah lembah dengan ketinggian 512 meter dari permukaan laut.

Komplek percandiannya menempati areal seluas 200×400 meter dan terdiri dari beberapa candi. Bangunan candi utama dibuat dari batuandesit, sedangkan candi yang lain berbahan batu bata. Bangunan utama ini menghadap ke barat dan berdiri pada alas bujur sangkar berukuran 14×14 meter dengan tinggi sekitar 15 meter.

Jika dirunut dengan langgam Jawa Tengah, candi yang ada biasanya berbentuk tambun, atapnya berundak-undak, menghadap ke timur, dan berbahan batu andesit. Sementara candi langgam Jawa Timur berbentuk ramping, atapnya merupakan perpaduan tingkatan, menghadap ke barat, dan berbahan batu bata.

Pada Candi Singasari, Anda dapat menyaksikan ciri khas langgam candi yang umum di Jawa Timur. Selain ciri khas tersebut, Candi Singasari juga kaya akan ornamen ukiran, arca, dan relief.

Salah satu yang bisa Anda lihat adalah sepasang arca di sisi barat laut yang cukup menyolok. Arca ini berbentuk dua arca raksasa (disebut Dwarapala) dengan tinggi hampir 4 meter sedang memegang gada (senjata berbentuk alat pukul yang ujungnya berbentuk bulat besar).

Dwarapala merupakan perlambang dua raksasa yang sedang menjaga dari kemungkinan masuknya roh jahat ke dalam komplek candi. Dua arca unik ini konon hanya bisa ditemui di Candi Singasari, tidak di tempat lain.

Jika menilik beberapa puluh tahun ke belakang, Candi Singasari ditemukan pada masa pemerintahan kolonial Hindia-Belanda, akan tetapi baru direstorasi hingga mencapai bentuknya yang sekarang pada 1934-1936.

Untuk berkunjung ke situs bersejarah ini, Anda dapat melakukan perjalanan dari kota Surabaya ke kota Malang dengan jarak sekitar 92 kilometer menggunakan angkutan umum.

Dari kota Malang (Terminal Arjosari), Anda dapat memanfaatkan angkutan umum untuk menuju Candi Singasari dengan jarak tempuh sekitar 12 kilometer. Sesudah itu, Anda bisa turun di depan Pasar Singasari yang tak jauh dari lokasi candi.

Letak Candi Singasari sendiri sekitar 500 meter dari pasar ini, sehingga Anda dapat berjalan kaki atau naik becak. Sesampainya di lokasi, Anda tidak perlu mengeluarkan uang untuk memasukinya karena lokasi wisata ini tidak memungut biaya. (wisatamelayu/*/X-12)

Sumber : mediaindonesia.com
Share this article :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Paket Tour Wisata - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger