Home » » Situs Warisan Budaya Dunia Terancam

Situs Warisan Budaya Dunia Terancam

Home > Kabar Berita > Wisata > Situs Warisan Budaya Dunia Terancam

Angkor Wat -- en.wikipedia.org

Situs Warisan Budaya Dunia Terancam

SEBUAH yayasan yang berbasis di AS mendesak aksi internasional bersama untuk melestarikan situs warisan budya terkenal dunia dari resiko kehilangan atau kerusakan, termasuk kompleks kuno Candi Angkor Wat di Kamboja yang menjadi salah satu landmark besar Asia.

Global Fund Heritage, seperti dikutip AP, Senin (18/10), dalam sebuah laporannya mengungkapkan bahwa dari hampir 500 situs peninggalan global di 100 negara termiskin dan negara berkembang, lebih dari 200 diantaranya menghadapi kerusakan dan kerugian yang tidak dapat diubah.

Selain Angkor Wat, situs lain yang masuk dalam sorotan diantaranya situs arkeologi Sumeria di Irak selatan dimana banyak terjadi penjarahan besar-besaran, dan kota kuno Hasankeyf di Turki yang dibanjiri oleh proyek bendungan baru.

Adapun Kashgar di Cina barat dimana pemerintah berencana melakukan pembongkaran untuk melindungi dari gempa bumi dengan memindahkan lebih dari 50.000 orang.

Dalam laporan itu disebutkan, kerusakan cenderung berlangsung cepat karena ancaman buatan manusia secara simultan seperti tekanan pengembangan, pariwisata berkelanjutan, manajemen tidak memadai, penjarahan, perang dan konflik.

Sebagai contoh, di dalam laporan diungkapkan jika peningkatan pengunjung Angkor Wat sebesar 188 persen dari 840.000 orang pada 2000 menjadi 2,4 juta orang pada 2009 menyebabkan kerusakan pada beberapa bagian candi. Pengunjung yang memanjat reruntuhan menyebabkan kerusakan berat pada batu Khmer asli.

Hotel dan restoran di dekatnya juga melemahkan akuifer wilayah yang mengakibatkan 54 menara candi Bayon tenggelam ke dalam tanah.

Sementara itu, Tan Sambu, seorang pejabat Otoritas Aspara, lembaga pemerintah Kamboja yang mengawasi candi mengatakan, pihaknya telah menerbitkan pedoman bagi wisatawan untuk tidak menyentuh ukiran dan patung.

"Tentu saja ketika ada banyak wisatawan berkunjung, kerusakan bangunan batu asli di kuil tidak dapat dihindari, namun agen kami telah berusaha untuk mengurangi dampaknya sebanyak mungkin," kata Tan.

Global Heritage mengungkapkan jika pelestarian warisan budaya dunia harus diakui sebagai prioritas global layaknya memerangi perubahan iklim dan keanekaragaman hayati. (AP/*/X-12)

Sumber : mediaindonesia.com
Share this article :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Paket Tour Wisata - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger