Home » » Berpetualang di Taman Nasional Kayan Mentarang

Berpetualang di Taman Nasional Kayan Mentarang

Home > Kabar Berita > Wisata > Berpetualang di Taman Nasional Kayan Mentarang

id.wikipedia.org

Berpetualang di Taman Nasional Kayan Mentarang

KALIMANTAN terkenal akan kekayaan hutannya. Bagi pecinta alam, pengalaman sempurna bisa Anda dapatkan di Taman Nasional Kayan Mentarang yang keseragaman hutan primer dan sekundernya terbesar di Kalimantan dan Asia Tenggara.

Taman Nasional Kayan Mentarang yang meliputi area seluas 1.360.500 hektare berada di Bulungan, Kalimantan Timur dengan cuaca lembab dan suhu sekitar 16-30 derajat Celcius.

Berada di taman nasional yang terletak 200-2258 meter di atas permukaan laut ini Anda mungkin akan sering menjumpai hujan karena memiliki sekitar 3.100 mm curah hujan per tahun.

Karena lokasi geografis, taman nasional ini juga diberkati dengan berbagai keanekaragaman hayati, mulai dari daerah dataran tropis sampai hutan dengan curah hujan tinggi di pegunungan. Ini juga menjadi rumah untuk berbagai jenis tumbuhan dan hewan langka.

Beberapa vegetasi langka yang bisa Anda temui ialah Pulai (Alstonia scholaris), Jelutung (Dyera costulata), Ramin (Gonystylus bancanus), Agathis (Agathis borneensis), Kayu ulin (Eusideroxylon zwageri), Rengas (Gluta walichii), Gaharu (Aquilaria malacensis), Aren (Arenga pinnata), Berbagai jenis anggrek, Palem hutan, dan Kantong semar.

Selain itu, taman nasional ini memiliki 100 spesies mamalia (15 jenis diantaranya adalah endemik), 8 jenis primata, lebih dari 310 jenis burung yang 28 jenis diantaranya adalah endemik Kalimantan dan telah didaftarkan oleh Komite Internasional Perlindungan Burung sebagai spesies yang terancam punah.

Beberapa hewan langka yang masih dimiliki taman nasional adalah Macan Dahan (Neofelis nebulosa), Beruang Madu (Helarctos euryspilus malaynus), Lutung Dahi Putih (Presbytis frontata frontata), dan Banteng (Bos javanicus lowi).

Selain kekayaan alam, Taman Nasional Kayan Mentarang juga menjadi rumah bagi sekitar 20.000-25.000 orang dari suku Dayak, diantaranya Dayak Kenyah, Punan, Lun Daye, dan Lun Bawang. Mereka hidup berdampingan dengan lingkungan dalam referensi pengetahuan lokal dan kebijaksanaan.

Masih di taman nasional, Anda akan banyak menemui warisan arkeologi seperti tempat pemakaman dan peralatan batu kuno. Diperkirakan, Taman Nasional Kayan Mentarang merupakan salah satu situs arkeologi utama di Kalimantan.

Bila datang ke taman nasional ini pastikan mengunjungi lokasi-lokasi seperti Pantai Pulau Datok dan Bukit Lubang Tedong yang merupakan tempat terbaik untuk penjelajahan laut dan berenang.

Ada juga Gunung Palung (1.116 mdpl) dan Gunung Panti (1.050 mdpl) yang menjadi pilihan sempurna untuk hiking, mengamati flora dan fauna, menikmati air terjun, serta berkemah.

Untuk tempat yang berhubungan dengan ilmu pengetahuan ada Cabang Panti. Ini adalah pusat penelitian alam yang memiliki fasilitas stasiun penelitian, penginapan, dan perpustakaan. Di sini, Anda bisa melihat orangutan, owa, dan monyet daun. Bila ingin mengamati Monyet Belalai bisa menuju Kampung Baru.

Terakhir ada Matan dan Sungai Simpang yang merupakan tempat ideal untuk melakukan pengamatan di situs arkeologi, atau hanya sekedar merasakan pengalaman menyenangkan di atas perahu panjang yang mengarungi derasnya aliran sungai.

Taman Nasional Kayan Mentarang dianggap sebagai daerah terpencil, jadi jangan berharap dapat tempat menginap yang nyaman layaknya hotel berbintang tiga. Anda bisa bermalam di desa-desa dalam taman nasional yang tersedia. Perlu diketahui desa-desa itu hanya dapat dicapai dengan berjalan kaki.

Namun, di sekitar kawasan Bawan Long, ada akomodasi yang nyaman dan bersih disebut Penginapan Agung Raya. Biaya menginap per malam sekitar Rp50 ribu. Jika Anda lebih suka menginap di homestay, siapkan uang antara Rp50 ribu-Rp 85 ribu per hari. Ini termasuk makan 3 kali sehari. Sebagai alternatif, berkemah di hutan mungkin akan menambah lengkap petualang Anda.

Untuk mengakses taman nasional ini, Anda mungkin bisa menggunakan maskapai penerbangan yang tersedia dengan rute Samarinda-Long ampung, dan Tarakan-Long Bawan, selama kurang lebih satu jam.

Alternatif lain adalah dengan perahu rute Tarakan-Tanjung Selor-Long Pujungan. Perjalanan menggunakan perahu akan memakan waktu sekitar 6 jam, sedangkan perahu motor yang lebih kecil membutuhkan waktu 1 hari.

Atau, untuk mengakses bagian selatan taman ini, Anda dapat terbang dari Samarinda (Kalimantan Timur) atau Malinau menuju Bandara Long Ampung. Dari Long Ampung, perjalanan dilanjutkan menuju Data Dian (Desa Kayan Hilir), yang akan memakan waktu sekitar 5 jam perjalanan dengan perahu. (*/X-12)

Berita Asal Baca di Sumber
mediaindonesia.com
--------------------------------
Kami Travel Agent melayani Tiket Pesawat, Voucher Hotel, Paket Tour, Paket Umroh, Asuransi Perjalanan dan Dokument Travel.
--------------------------------
Untuk Informasi Penerbangan Domestik : Airasia, Batavia Air, Citilink, Garuda Indonesia, Lion Air, Mandala Air, Merpati Nusantara Airlines dan Sriwijaya Air. Hubungi Operator kami, klik Link ini untuk Konsultasi dengan Operator Kami.
--------------------------------
Cari Informasi Reservasi ( Klik Link ) Tiket Pesawat, Tiket Pesawat Termurah, Tiket Pesawat Online, Harga Tiket Pesawat, Booking Tiket Pesawat, Jadwal Penerbangan, Pemesanan Tiket, Pembelian Tiket, Rute Penerbangan, Tipe Pesawat, Bandara dan Maskapai Penerbangan.
Share this article :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Paket Tour Wisata - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger