nytimes.com
36 Jam di Cambridge
CAMBRIDGE, dengan lorong-lorong sempit dan universitas abad pertengahan dari tahun 801, lebih dari sekedar sebuah kota perguruan tinggi. Saat ini, para mahasiswa yang telah menamatkan studinya membuka berbagai galeri seni dan kafe.
Selain itu, museum barang antik juga bangga menampilkan karya-karya seni kontemporer, dan restoran baru yang hidup meningkatkan standar Cambridge dalam bagian London. Untuk mengetahui lebih lanjut penggambaran itu, berikut ini 36 jam di Cambridge yang dimulai Jumat, seperti dikutip nytimes.com.
1. Tua dan modern (Jumat, pukul 16.00 waktu setempat)
Dengan barang antik dan manuskrip langka, Museum Fitzwilliam (www.fitzmuseum.cam.ac.uk) yang berada di Trumpington Street mencontohkan Cambridge tua. Tapi lembaga berusia dua abad itu tampak segar pada 2009, ketika sembilan patung abstrak berbahan perunggu, baja, fiberglass dan besi diresmikan. Dengan nuansa baru ini, budaya tua seolah berbaur dengan semangat generasi muda dalam balutan modernisasi.
2. Tarif baru Inggris (pukul 19.00)
Dikatakan, dulu warga Cambridge harus pergi ke London untuk santapan. Namun kini tidak lagi karena ada Alimentum (restaurantalimentum.co.uk) yang berada di 152-154 Hills Road. Restoran ini membawa tarif Inggris modern ke kota tua.
Ruang makan bergaya Art Deco di Alimentum senantiasa menarik kerumunan profesional santai sambil menikmati hidangan Inggris musiman seperti lamb sweetbread seharga 9,5 euro (sekitar Rp114 ribu) dan sirloin panggang dengan buntut, tulang sumsum, jamur Madeira dan saus bordelaise seharga 21 euro (sekitar Rp253 ribu).
3. Menyesap minuman (pukul 21.30)
Untuk dunia koktail jauh dari bar mahasiswa, langkahkan kaki ke lubang air bawah tanah di Hotel Du Vin (hotelduvin.com) yang berada di 15-19 Trumpington Street. Dibuka pada 2007, bar yang diterangi cahaya lilin ini memiliki daftar minuman panjang untuk koktail, champagne dan bir Belgia.
4. Pertunjukan teater (pukul 23.00)
Ingin menangkap energi talenta muda Cambridge di sebuah pertunjukan teater saat larut malam, Anda bisa menuju teater ADC (adctheatre.com) di Park Street. Di sini, Anda akan mendapati energi dari rombongan komedi muda. Ada acara rutin pada pukul 19.45 waktu setempat, tetapi untuk pertunjukan eksperimental dimulai pukul 23.00 waktu setempat.
5. Tidak setua kota (Sabtu, pukul 10.00 waktu setempat)
Tidak semuanya sudah tua di Cambridge. Ada Polar Museum (www.spri.cam.ac.uk/museum/) di Lensfield Road. Beberapa artefak menawan yang termasuk dalam koleksi museum adalah surat-surat pribadi dan jurnal dari tim ekspedisi Antartika Robert Falcon, dan sebuah pameran khusus seni kutub dari tahun 1960 oleh Sir Sidney Nolan.
Setelah mengunjungi Polar Museum, Anda bisa mengunjungi Museum Zoologi (museum.zoo.cam.ac.uk) di Downing Street, yang memuat koleksi tiga dari spesimen asli Charles Darwin yaitu burung pipit Galapagos.
6. Rasa berbeda Cambridge (Tengah hari)
Mill Road adalah salah satu lingkungan di Cambridge dengan etnis yang paling beragam. Anda bisa menyerap rasa lokal dengan makan siang di Calcutta Club (Calcutta-club.co.uk) yang berada di 44 Mill Road. Tempat ini merupakan favorit mahasiswa untuk merasakan makanan jalanan India dan kari.
Spesialisasi di Calcutta Club termasuk lamb kaliyan yang dimasak dengan yogurt dan dibumbui akar vetivier seharga 8,5 euro. Ada juga monkfish pedas dengan saus mangga seharga 9,75 euro (sekitar Rp117 ribu) dan dosas bergaya India Selatan mulai dari 3,25 euro (sekitar Rp39 ribu). Semua hidangan disajikan dengan nasi kunyit dan pop Hindi.
7. British eksentrik (pukul 14.00)
Dirancang sebagai anti-museum di sebuah kota yang penuh sejarah, Kettle's Yard (www.kettlesyard.co.uk) yang berada di Castle Street masih menjadi salah satu tempat nongkrong seni di Cambridge.
Terdiri dari empat cottage, Kettle's Yard telah dikonversi pada 1950-an oleh Jim Ede, seorang kolektor benda seni dari seniman modern seperti Miro dan Brancusi. Sebelum mewariskan rumahnya ke Universitas Cambridge, Ede memerintahkan segala sesuatunya harus dipertahankan ketika ia meninggalkannya.
8. Cara klasik melihat Cambridge (pukul 16.30)
Naik perahu menggunakan galah menyusuri Sungai Cam adalah cara klasik untuk melihat Cambridge. Karena tidak mudah menaiki perahu ini, ada buku pelajaran 90 menit yang bisa Anda dapatkan di Granta Place, Mill Lane (scudamores.com).
Jika mencari alternatif yang lebih mudah, Anda bisa menyewa kayak dari Scudamore dan mendayung ke Orchard Tea Garden (orchard-grantchester.com) di 45-47 Mill Way, Grantchester.
9. Cita rasa Italia (pukul 19.00)
Ini adalah hal yang baik karena gedung indah dan bar ramai ini tidak menetapkan kebijakan reservasi. Penasaran, pergi saja ke Jamie's Italian (jamieoliver.com) di The Old Library; Wheeler Street.
Dikenal akan pastanya dengan harga terjangkau, restoran Italia ini didirikan dibekas gedung pengadilan yang cantik. Berada di sini, Anda bisa memesan porchetta dengan lentil seharga 14,5 euro (sekitar Rp174 ribu) atau chip polenta seharga 3,25 euro (sekitar Rp39 ribu).
10. Hentakan musik (pukul 21.00)
Lupakan lantai lengket dan amplifier yang berderak. Tempat musik terbaru di Cambridge, Haymakers (www.thehaymakerspub.com) yang berada di 54 High Street, Chesterton memiliki garis yang bersih, suara hebat dan band-band indie. Untuk memasukinya, Anda cukup membayar 6 euro (sekitar Rp72 ribu).
11. Melanjutkan makan pagi (Minggu, pukul 11.00 waktu setempat)
Ingin lanjut makan pagi, Anda bisa menuju Fitzbillies (fitzbillies.co.uk) yang berada di 52 Trumpington Street. Ini adalah sebuah bistro menawan yang sering dikunjungi oleh dosen dan pasangan muda yang biasa memesan telur Benedict seharga 7,5 euro (sekitar Rp90 ribu).
Di sebelah Fitzbillies terdapat toko roti yang dikenal dengan buns manis Chelseanya. Setelah mengisi perut, Anda bisa melihat perhiasan perak di pasar kerajinan Minggu di Market Square.
12. Seni dan Punk (pukul 14.00)
Dapatkan cita rasa seni kontemporer di Wysing Arts Center (www.wysingartscentre.org) yang berada di Fox Road, dekat Bourn. Ini adalah sebuah kompleks seni visual yang ada di barat Cambridge. Di Wysing Arts Center, Anda akan menemukan pergelaran seni besar, jadi jangan heran jika tersandung ke dalam konser post-punk. (nytimes/*/X-13)
Berita Asal Baca di Sumber
mediaindonesia.com
--------------------------------
Kami Travel Agent melayani Tiket Pesawat, Voucher Hotel, Paket Tour, Paket Umroh, Asuransi Perjalanan dan Dokument Travel.
--------------------------------
Untuk Informasi Penerbangan Domestik : Airasia, Batavia Air, Citilink, Garuda Indonesia, Lion Air, Mandala Air, Merpati Nusantara Airlines dan Sriwijaya Air. Hubungi Operator kami, klik Link ini untuk Konsultasi dengan Operator Kami.
--------------------------------
Cari Informasi Reservasi ( Klik Link ) Tiket Pesawat, Tiket Pesawat Termurah, Tiket Pesawat Online, Harga Tiket Pesawat, Booking Tiket Pesawat, Jadwal Penerbangan, Pemesanan Tiket, Pembelian Tiket, Rute Penerbangan, Tipe Pesawat, Bandara dan Maskapai Penerbangan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar