Home > Tiket Pesawat > Domestic > Merpati Nusantara > Merpati Nusantara - Empat Pesawat Dikandangkan & Ratusan Penumpang Telantar
Rabu, 17 Februari 2010 18:05 WIB
Penulis : Folmer Marisi
JAYAPURA--MI: Ratusan calon penumpang pesawat terbang di Bandara Mopah, Kabupaten Merauke, Papua, Rabu (17/2) pagi, terlantar akibat dikandangkan tiga unit pesawat Boeing dan satu twin otter milik PT Merpati Nusantara Airlines (MNA).
Keempat pesawat itu terpaksa dikandangkan oleh pihak pengelola sejak Selasa (16/2) malam, setelah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke memutuskan akan meninjau kembali perjanjian (MoU) pengperasian pesawat tersebut.
Tiga pesawat Boeing yang dikandangkan adalah seri 737-200 bernama KLI, AOBA dan Bugodi. Sedangkan satu twin otter bernama Musamus, pesawat yang dikelola bersama antara manejemen PT MNA dan Pemkab Merauke sejak beberapa tahun lalu. Merpati Nusantara merupakan satu-satunya perusahaan jasa penerbangan yang diberi izin beroperasi di Kabupaten Merauke.
Peninjauan kembali MoU yang mengakibatkan terhentinya operasional jasa penerbangan udara milik BUMN itu di Merauke dipicu persoalan sepele. Bupati Merauke Jhon Gluba Gebze merasa tidak puas atas pelayanan Merpati Nusantara.
Pasalnya, para tamu undangan dari Jakarta yang hendak kembali seusai mengikuti acara Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Merauke yang ke 108 beberapa hari lalu tidak bisa pulang karena ketidaktersediaan tempat duduk.
Kepala Bandara Mopah Herson yang dihubungi wartawan mengatakan pengandangan empat pesawat tidak mengganggu aktivitas penerbangan dari Merauke ke sejumlah kota tujuan di dalam maupun keluar Papua. Pihak Merpati Nusantara telah mengirimkan satu pesawat bantuan guna mengangkut para penumpang yang hendak berangkat dari Merauke ke sejumlah kota di luar Papua, ujarnya.
Tetapi Herson menolak memberikan keterangan terkait tidak beroperasinya keempat pesawat tersebut. Saya tidak tahu apa penyebabnya, mohon ditanyakan langsung kepada pihak manajemen Merpati Nusantara, ungkapnya.
Sementara itu, General Manager Corporate Secretary Merpati Nusantara Sukandi mengakui tidak beroperasinya keempat pesawat yang dioperasikan bekerja sama dengan Pemkab Merauke.
Manajemen Merpati Nusantara dan pemda Merauke sedang melakukan peninjauan kembali kerja sama, sehingga penerbangan dengan menggunakan tiga pesawat tersebut terpaksa dihentikan terlebih dahulu, ujarnya. (FO/OL-01)
JAYAPURA--MI
Tidak ada komentar:
Posting Komentar