Latest Post

Tampilkan postingan dengan label Berita Penerbangan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Penerbangan. Tampilkan semua postingan

Mandala Terbang Lagi dengan Seragam Baru

Jakarta - Hari ini, Kamis (5/4/2012) jadi momen bersejarah bagi Mandala Airlines. Setelah lama parkir di hanggar, pesawat Mandala siap terbang dengan rute perdana Jakarta-Medan.

Seragam awak kabin Mandala juga telah resmi berganti menjadi kuning toska, paska masuknya investor strategis, pengusaha Sandiaga Uno dan Tiger Airways, maskapai LCC.

"Ini adalah segaram kita yang baru. Ini seragam untuk seluruh awak kabin," ujar salah satu pegawai Mandala Airlines di Terminal 3 Bandara Soeharto Hatta, Tangerang.

Menurutnya, seluruh karyawan Mandala masih muka-muka lama. Belum ada karyawan baru usai masuknya Saratoga dan Tiger Airways.

"Kami masih diperbantukan untuk hari ini. Sehari-hari memang bertugas di kabin," tuturnya.

Demi memperlihatkan identias Tiger Airways, seragam baru Mandala pun dilengkapi syal macam tutur yang dikenakan di area pinggul.

Hari ini merupakan penerbangan perdana Mandala Airlines, dengan rute Jakarta-Medan. Dengan nomor penerbangan RI 0092, pesawat Airbus siap terbang dari Jakarta pukul 11.00 dan dijadwalkan tiba di bandara Polonia 13.00.

Seperti diketahui Tiger Airways Holding Limited resmi memiliki 33% saham di PT Mandala Airlines Indonesia. Tiger berpartner dengan perusahaan Sandiaga Uno yaitu Saratoga.

Investasi Tiger Airways dalam Mandala dikelola melalui anak perusahaan Tiger Airways di Singapura, Roar Aviation Pte. Ltd. Grup Saratoga memiliki saham sebesar 51,3%. Sisanya 15,7% saham masih dimiliki pemilik saham sebelumnya serta kreditor Mandala.

Tahun lalu Mandala Airlines berhenti terbang pada 13 Januari 2011, akibat kekurangan dana operasional dan menumpuknya utang.

(wep/ang)
Sumber : http://finance.detik.com/read/2012/04/05/095515/1885702/4/mandala-terbang-lagi-dengan-seragam-baru

Mandala Tambah 10 Armada Airbus

VIVAnews - Pengusaha muda pemilik maskapai penerbangan PT Mandala Airlines, Sandiaga Uno mengungkapkan keputusan perusahaan mengembalikan tiket penumpang yang tidak sempat terbang setahun yang lalu, merupakan niat baik dari perusahaan.
Langkah pengembalian uang tiket penumpang juga merupakan strategi perusahaan untuk mempertahankan pelanggan yang selama ini menggunakan Mandala Airlines.
"Itu program good will yang kami dukung karena Mandala banyak didukung oleh pelanggan setianya," ujar Sandiaga Uno saat ditemui di Senayan, Jakarta, Minggu, 1 April 2012.

Sandiaga menjelaskan, usai merevitalisasi Mandala, seluruh kewajiban perusahaan, khususnya pengembalian uang tiket penumpang, sebetulnya ditanggung oleh manajemen lama. Namun, perusahaan akhirnya memutuskan untuk mengambil alih kewajiban itu dengan harapan pelanggan tetap setia kepada Mandala.
Terkait rencana penambahan rute maskapai Mandala, Sandiaga berharap pihaknya bisa melobi Kementerian Perhubungan untuk segera mendapatkan persetujuan.
Namun, Sandiaga menegaskan, sambil menunggu persetujuan penambahan rute, Mandala tetap akan menambah jumlah armada pesawat jenis Airbus sebanyak 10 unit sampai akhir tahun.
PT Mandala Airlines akan mengembalikan tiket para penumpang yang tidak sempat terbang, terkait terhentinya penerbangan pada Januari 2011.

"Penumpang bisa masuk ke web kami dan mendaftarkan diri di www.mandalaair.com," ujar Kepala Bagian Komunikasi Mandala Airlines, Susie Charma, dalam acara Relaunching Mandala Airlines di Bistro Boulevard, Jakarta.

Garuda Indonesia Berpartisipasi dalam Earth Hour

JAKARTA, KOMPAS.com -- PT Garuda Indonesia ikut berpartisipai dalam kampanye global Earth Hour, Sabtu (31/3/2012) malam, dengan memadamkan lampu dan peralatan listrik. Earth Hour dilaksanakan pukul 20.30 - 21.30. Aksi selama sejam ini ditargetkan menghemat tiga juta watt listrik.
Vice President Corporate Communications PT Garuda Indonesia Tbk, Pujobroto mengemukakan, Earth Hour di Gedung Manajemen Garuda Indonesia, Cengkareng, Jakarta, itu merupakan salah satu bentuk kepedulian Garuda Indonesia terhadap kelestarian lingkungan, serta perwujudan komitmen kepada pengurangan dampak perubahan iklim.
Menurut Pujobroto, tahun ini merupakan kali keempat Garuda Indonesia ikut di dalam kampanye ini sejak 2009. Earth Hour dilaksanakan malam ini Pukul 20.30 - 21.30.
Earth Hour di lingkungan Garuda Indonesia dilaksanakan dalam tiga bentuk. Pertama, pemadaman lampu selama satu jam pada bagian-bagian tertentu pada seluruh kantor perwakilan Garuda Indonesia (dan anak perusahaan) di seluruh Indonesia, lalu di kantor pusat atau Gedung Manajemen Garuda Indonesia.
Kedua, melaksanakan pemadaman pada billboard Garuda Indonesia di kantor-kantor di Indonesia seperti di Gunung Sahari, Bandara Soekarno-Hatta, dan JPO Sarinah serta beberapa titik di seluruh kota di Indonesia. Lalu, menayangkan TVC Global Hour pada kantor penjualan Garuda Indonesia dan kantor Garuda Frequent Flyer (GFF).
Ketiga, melakukan kampanye kepada seluruh karyawan dan keluarga Garuda Indonesia agar turut berperan aktif untuk mematikan lampu selama satu jam pada pukul 20.30-21.30 di rumah masing-masing.
Pujobroto mengklaim, sejak pertama kali mendukung program Earth Hour, setiap tahunnya Garuda Indonesia berhasil meningkatkan jumlah penghematan pemakaian daya listrik di lingkungan perusahaan maupun kediaman karyawan Garuda. Pada 2011, misalnya, Garuda mampu mencatat penghematan daya listrik di lingkungan perusahaan dan kediaman karyawan sebesar 2.158.527 Watt, yakni meningkat empat kali lipat dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Pada tahun ini Garuda Indonesia menargetkan dapat mencatatkan penghematan listrik sebesar 3 juta watt. Apabila target ini terpenuhi maka Garuda Indonesia akan memenuhi tantangan terkait lingkungan hidup lainnya, yaitu membangun jalur pedestrian di Garuda City Centre (GCC), serta membuat lubang-lubang biopori di lingkungan GCC.
Earth Hour merupakan salah satu bentuk kegiatan kampanye secara internasional untuk menarik partisipasi publik dalam upaya untuk mengurangi dampak perubahan iklim global yang semakin mengkhawatirkan. Melalui kampanye ini, masyarakat diimbau untuk melakukan pemadaman minimal satu lampu dan peralatan elektronika lainnya yang tidak dipergunakan di rumah atau di perkantoran selama satu jam, sebagai bentuk dukungan terhadap pengurangan percepatan perubahan iklim global.
Sumber : http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2012/03/31/20104479/Garuda.Indonesia.Berpartisipasi.dalam.Earth.Hour.

AirAsia Selalu Berbiaya Hemat

Home > Tiket Pesawat > Domestic > Airasia > AirAsia Selalu Berbiaya Hemat



JAKARTA, KOMPAS.com — Hampir 19 juta pengguna jasa penerbangan di seluruh dunia memilih AirAsia sebagai maskapai berbiaya hemat terbaik di dunia untuk ketiga kalinya. Berdasarkan hasil survei independen Skytrax, konsultan penerbangan terkemuka yang berbasis di London, AirAsia di urutan teratas untuk standar layanan dan produk terbaik.

"Kami senang dengan dukungan para pelanggan setia kami. AirAsia dipilih sebagai yang terbaik di dunia selama tiga tahun berturut-turut, hal ini membuktikan usaha kami dalam meningkatkan standar serta melakukan berbagai inovasi dalam layanan dan produk," kata Tan Sri Dr Tony Fernandes, CEO Grup AirAsia, Rabu (22/6/2011) di Jakarta.

Tony mengatakan, penghargaan ini sangat berarti untuk AirAsia karena merupakan hasil survei langsung dari para pengguna jasa penerbangan. Penghargaan ini saya dedikasikan untuk semua staf AirAsia The Allstars, yang merupakan pilar dari kesuksesan AirAsia. "Tahun ini kami akan genap berumur 10 tahun, dan saya yakin mereka akan sangat senang mengetahui semangat, dedikasi, kerja keras, kreativitas, dan komitmen yang telah mereka berikan pada perusahaan setiap hari membuahkan hasil yang fantastik," kata Tony.

AirAsia tetap yang terpopuler di antara pengguna jasa penerbangan karena produk dan layanannya yang sangat consumer-friendly, termasuk harga hemat, armada yang modern, frekuensi dan jaringan penerbangan yang luas, serta sistem pembayaran dan pemesanan tiket yang mudah.

Tidak hanya itu, para calon penumpang juga dapat memilih sendiri layanan tambahan yang mereka inginkan, seperti makanan di dalam pesawat, jenis kursi penerbangan (hot seat atau standard seat), dan biaya untuk bagasi mereka.

Sampai saat ini, AirAsia telah menerbangkan lebih dari 120 juta penumpang dan telah dikenal sebagai maskapai penerbangan ASEAN. AirAsia menghubungkan negara dan masyarakat di wilayah Asia Tenggara dengan konektivitas dan jaringan rute penerbangannya yang tidak tertandingi.

Sejak diluncurkan sebagai maskapai penerbangan berbiaya hemat pada tahun 2001, AirAsia telah mengalami perkembangan yang sangat pesat. Mulai dari 250 karyawan, dua pesawat, dan satu destinasi, kini menjadi grup bertaraf ASEAN dengan lebih dari 8.000 karyawan, 104 pesawat, dan lebih dari 78 destinasi.

Hingga saat ini AirAsia terus mengalami peningkatan, khususnya dalam pendapatan. Bersama dengan afiliasinya, maskapai penerbangan berbiaya hemat untuk penerbangan jarak jauh, AirAsiaX, AirAsia saat ini telah menghubungkan tiga benua, yaitu Asia, Australia, dan Eropa.

Berita Asal Baca di Sumber
http://travel.kompas.com/read/2011/06/22/17110843/AirAsia.Selalu.Berbiaya.Hemat

Garuda buka kantor penjualan di Depok

Home > Tiket Pesawat > Domestic > Garuda Indonesia > Garuda buka kantor penjualan di Depok

TEMPO/FULLY SYAFI

JAKARTA: PT Garuda Indonesia Tbk meresmikan kantor penjualan baru di Margo City, Depok, Jawa Barat yang menjadi kantor cabang penjualan ke-15 di Jakarta.

Acara peresmian kantor penjualan Garuda Indonesia di Margo City tersebut dilakukan secara bersama-sama oleh Kepala Bagian Ekonomi Pemerintah Kota Depok Diah Sadiah yang mewakili Walikota Depok, dan Direktur Strategi, Pengembangan Bisnis & Manajemen Resiko Garuda Indonesia Achirina hari ini.

Achrina mengatakan peresmian kantor penjualan Garuda Indonesia di Depok tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen Garuda Indonesia untuk senantiasa memberikan layanan terbaik bagi para pelanggannya.

“Pembukaan kantor penjualan ini akan semakin mempermudah masyarakat Depok dan sekitarnya dalam mengakses produk dan layanan Garuda Indonesia," ujarnya hari ini.

Depok, lanjut dia, merupakan kawasan yang sangat potensial mengingat semakin meningkatnya perekenomian di kawasan ini, selain semakin banyaknya perguruan tinggi dan komplek perumahan yang berlokasi di Depok.

Dia menambahkan pembukaan kantor penjualan ini sebagai upaya untuk secara terus menerus meningkatkan layanan kepada para pengguna jasa, khususnya dalam mempermudah masyarakat dalam mengakses produk dan layanannya.

Kepala Bagian Ekonomi Pemerintah Kota Depok Diah Sadiah menyambut gembira peresmian kantor penjualan Garuda Indonesia tersebut.

“Dengan peresmian kantor penjualan Garuda Indonesia di Margo City ini dapat memberikan kemudahan bagi warga Depok dalam melakukan reservasi dan pembelian tiket penerbangan, serta layanan Garuda Indonesia lainnya,” tutur Diah.

VP Corporate Communication Garuda Indonesia Pujobroto mengatakan sebagai upaya untuk semakin memudahkan para pengguna jasa untuk mendapatkan layanan Garuda Indonesia. (arh)

Berita Asal Baca di Sumber
http://www.bisnis.com/infrastruktur/transportasi/28615-garuda-buka-kantor-penjualan-di-depok

Pamer Sejarah, Garuda Pakai Logo ‘Jadul

Home > Tiket Pesawat > Domestic > Garuda Indonesia > Pamer Sejarah, Garuda Pakai Logo ‘Jadul

TEMPO/FULLY SYAFI

Pamer Sejarah, Garuda Pakai Logo ‘Jadul

Bak peragawati di atas catwalk, dua armada Maskapai plat merah Garuda Indonesia tampil ‘genit’ dengan warna dasar logo merah senja. Padahal, 84 pesawatnya yang lain tetap memiliki warna dasar logo biru laut. Ada apa?

Oleh Rista Rama Dhany

Para penumpang maskapai Garuda Indonesia Jakarta-Surabaya Senin (20/6) banyak yang heran dan penuh pertanyaan karena pesawat yang akan membawanya ke Bandara Juanda bernomor lambung Garuda Indonesia Boeing 737-800 NG memiliki garis ‘tubuh’ merah dan oranye. Tulisan yang terpampang pun beda, ‘Indonesian Airways’, baru tampak tulisan Garuda di ekor pesawat.

Padahal, biasanya di lambungnya tertulis ‘Garuda Indonesia’ dengan dominasi warna biru laut Selama ini, untuk pesawat berwarna merah identik dengan maskapai penerbangan Lion Air, Air Asia atau Wings Air.

Saat Surabaya Post mengonfirmasi ke manajemen Garuda, mereka mengaku tak memiliki lasan khusus. General Manager Office Surabaya, Garuda Indonesia, Ismu Gito Waluyo menceritakan pesawat garuda tersebut memang sengaja ditampilkan kepada penumpang setia Garuda Indonesia, dengan alasan untuk menunjukkan bahwa maskapai penerbangan milik negara ini mempunyai sejarah yang sangat panjang dalam mengarungi langit dunia.

“Tidak ada alasan khusus, ini hanya untuk menunjukkan kepada masyarakat terutama penumpang setia Garuda Indonesia bahwa Garuda memiliki sejarah panjang dalam dunia penerbangan,” katanya. Diakuinya, untuk Garuda ‘merah’ hanya menyediakan kelas bisnis saja.

Dikatakan Ismu, warna pada body pesawat sendiri ada sejarahnya, karena warna tersebut pernah di gunakan Garuda Indonesia pada tahun 1961. “Ada hanya dua pesawat yang kita cat berbeda, pertama satu pesawat bertuliskan Garuda Indonesia dengan lambang di ekor pesawat simbol bendera negara Indonesia pada tahun 1961 hingga tahun1969, dan satunya pesawat bertuliskan Indonesian Airways dengan tulisan Garuda pada ekor pesawat yang dulu pernah digunakan pada tahun 1969 sampai 1985,” ujarnya. Artinya dari total pesawat yang dimiliki Garuda saat ini 86 unit pesawat, hanya ada dua yang bercat merah senja.

Diceritakannya dengan logo berbeda, Garuda ingin mentransfer cerita bila Garuda Indonesia pertama kali terbang sekitar pada tahun 1949, armada Garuda Indonesia yang saat itu bernama ‘Garuda Indonesian Airways’.”Semula Garuda Indonesia hanya memiliki pesawat Dakota atau DC-3 Dakota dan Catalina. Kemudian bertambah dengan pesawat jenis Heron dan Convair-340,” ujarnya.

Pada tahun 1956, untuk pertama kalinya, Garuda Indonesia membawa penumpang jamaah haji ke Tanah Suci Makkah dengan menggunakan pesawat berjenis Convair 340.

Di era 60-an, merupakan salah satu masa dimana armada Garuda Indonesia berkembang dengan pesat. Pada tahun 1961 pesawat Lockheed Electra yang pertama mendarat di Bandara Kemayoran. “Lima tahun kemudian, Garuda Indonesia memperkuat armadanya dengan pesawat jet bermesin DC-08, dimana merupakan pesawat jet pertama. Saat itu, jajaran armada Garuda Indonesia adalah DC-3 atau C-47 Dakota, Convair-340, Convair-440, Electra, Convair-990A (yang merupakan salah satu pesawat yang dicat body-nya digunakan kembali saat ini dengan tipe pesawat Boeing 737-800), F-27 dan DC-8.

Kemudian pada tahun 1979, Garuda Indonesia menerima pesawat berbadan lebar pertama , yaitu DC-10 dan diberi registrasi PK-GIA. Dan pada tahun 1977, pesawat bermesin turbo0prop F-27 tidak lagi memperkuat jajaran armada Garuda, sehingga sejak saat itu Garuda Indonesia mengoperasikan pesawat jet secara penuh dengan jajaran DC-10, DC-9, DC-8 dan F-28.”DC-10 inilah yang tampilan cat body pesawat pada saat rute Surabaya-Jakarta, dengan tulisan Indonesian Airways,” katanya.

Ditambahkan, Ismu lagi, sejalan dengan perkembangan armada, pada tahun 1980 Garuda Indonesia menerima pesawat berbadan lebar tipe Boeing 747-200. berselang dua tahun kemudian, pesawat berbadan lebar jenis lain yaitu Airbus A300B4 FFCC (forward facing crew cocpit) masuk dalam jajaran armada Garuda Indonesia.

“Dan Garuda Indonesia terus berkembang, dengan terus menambahkan berbagai tipe pesawat sepeti pada tahun 1984, dengan Boeing 747-200, Dounglas DC-10, Foker F-28, pada 1994 menambah Boeing 747-400, 737 seri 300,400, dan 500, dan pada 2009 menambah pesawat dengan teknologi mutakhir Airbus 330-200, Boeing 737-800 yang saat ini digunakan Garuda Indonesia sebagai pesawat next generation.

Namun dikatakan Ismu, Garuda tidak berkeinginan mengganti semua cat body menjadi warna merah senja. “Tidak semua menjadi merah, itu hanya untuk mengingatkan kembali bagi para konsumen yang pada tahun 1961-an pernah menaiki pesawat garuda dan mununjukan bahwa Garuda mempunyai sejarah yang sangat panjang di dunia penerbangan,” katanya.

Tetapi Ismu pun tidak bisa menjamin, semua masyarakat bisa melihat pesawat atau menaiki pesawat berwarna ‘spesial’ tersebut. “Kita tidak bisa menetukan pesawat itu akan mendarat atau terbang ke Surabaya, Jakarta atau kota lainnya. Karena kedua pesawat itu di-rolling kadang hari ini mendarat di Surabaya, besok belum tentu mendarat kembali, tergantung rolling,” ujarnya.

Pesawat bercat ‘spesial’ tersebut sebenarnya pertamakali di perkenalkan pada Februari 2011 lalu untuk penerbangan rute Jakarta-Banda Aceh. “Namun cat body pesawat yang utama tetap yang biru laut, sedangkan pesawat warna biru laut dengan lambang garuda di ekor pesawat masih dipertahankan. Kita tidak bisa mengubah semua warna pesat. Karena untuk mencat body pesawat biaya sangat mahal, apalagi cat-nya harus sesuai dengan pesanan dari pihak Boeing. Bahkan hanya untuk menempelkan stiker kecil saja, harganya luar bisa malah, karena selain harus rekomendasi Boeing, bahan striker harus khusus, tidak sembarangan, karena kalau yang dijual di pasaran baru naik beberapa meter saja dari udara sudah pasti lepas,” paparnya. Tertarik terbang bersama si ‘merah’?

Berita Asal Baca di Sumber
http://www.surabayapost.co.id/?mnu=berita&act=view&id=bfdc2b8ad31567a0fe5894b24bfa61b1&jenis=b706835de79a2b4e80506f582af3676a

Garuda belum akan turunkan tarif angkutan haji

Home > Tiket Pesawat > Domestic > Garuda Indonesia > Garuda belum akan turunkan tarif angkutan haji

TEMPO/FULLY SYAFI

JAKARTA: Garuda Indonesia belum akan menurunkan penawaran biaya penerbangan haji meski Kementerian Perhubungan mengusulkan tarif haji tahun ini tidak boleh melebihi US$1.893 atau sekitar Rp15,79 juta per jemaah.

Maskapai penerbangan berpelat merah tersebut bersikeras mematok US$2.074 atau Rp17,3 juta sebagai penawaran biaya penerbangan haji yang telah diajukan kepada Kementerian Agama.

Direktur Keuangan Garuda Indonesia Elisa Lumbantoruan mengatakan pihaknya mempertimbangkan gejala kenaikan bahan bakar pesawat (avtur) yang diperkirakan mencapai 40% pada akhir tahun.

“Kita lihat saja nanti bagaimana perhitungan idealnya. Tentu saja kita tidak mau merugi,”ungkapnya kepada Bisnis hari ini.

Tarif penerbangan haji Garuda Indonesia naik 20,7% di mana pada tahun lalu operator penerbangan tersebut mematok biaya sebesar US$1.720 per jemaah.

Menurut Elisa, Garuda tidak ingin gegabah menurunkan tarif penerbangan haji karena meningkatnya ongkos operasional industri penerbangan.

Garuda, lanjutnya, tidak akan membandingkan tarif penerbangan haji dari maskapai lain sebagai patokan untuk menurunkan penawaran pada Kementerian Agama.

“Garuda sudah cukup berpengalaman pada bisnis penerbangan haji. Maka kami punya sejumlah pertimbangan untuk menentukan biaya penerbangan haji. Biar saja jika nanti harga bersaing,” ungkapnya. (arh)

Berita Asal Baca di Sumber
http://www.bisnis.com/infrastruktur/transportasi/28782-garuda-belum-akan-turunkan-tarif-angkutan-haji

AirAsia Terbang Komersial Perdana dari Bandung

Home > Tiket Pesawat > Domestic > Airasia > AirAsia Terbang Komersial Perdana dari Bandung



JAKARTA, KOMPAS.com — Setelah mangkrak di Bandar Udara Husein Sastranegara sejak 5 April 2011, Airbus A320 milik AirAsia Indonesia akhirnya bisa terbang menuju destinasi internasional pertama kalinya untuk penerbangan komersial, hari ini (2/6/2011). Awal April, AirAsia hanya melakukan penerbangan non-komersial perdana menuju bandara di Bandung itu.

Dharmadi, Presiden Direktur PT Indonesia AirAsia menyampaikan, AirAsia menunggu selesainya proses penebalan atau overlay landasan Bandara Husein Sastranegara terlebih dahulu sebelum mulai mengoperasikan pesawat Airbus A320 tersebut.

"Kini, pengerjaan overlay tahap I sudah selesai dengan tebal landasan 7,5 sentimeter (cm) sepanjang 2.220 meter (m) serta lebar 25 m. Jadi, kita siap untuk terbang," ujarnya dalam rilis yang diterima KONTAN hari ini, (2/6/2011).

Sesuai rencana, Airbus A320 ini akan melayani penerbangan rute-rute internasional, seperti ke Malaysia dan Singapura. "Rute Bandung-Kuala Lumpur akan dilayani sebanyak dua kali penerbangan per hari, dan rute Bandung-Singapura akan dilayani sebanyak 1 kali penerbangan per hari," ujarnya.

Sampai saat ini, AirAsia Indonesia melayani 26 rute dengan 52 penerbangan yang terkoneksi melalui 5 Hub (penghubung), yakni Cengkareng, Bandung, Denpasar, Surabaya, dan Medan, dengan enam armada Airbus A320 dan empat unit Boeing 737-300. (Mia Winarti Syaidah/Kontan)

Berita Asal Baca di Sumber
http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2011/06/02/15072238/AirAsia.Terbang.Komersial.Perdana.dari.Bandung

Garuda investasi 4 juta dolar

Home > Tiket Pesawat > Domestic > Garuda Indonesia > Garuda investasi 4 juta dolar

TEMPO/FULLY SYAFI

MAKASSAR - Direktur Utama PT Garuda Indonesia Persero Tbk, Emirsyah Sattar, memperkirakan nilai investasi yang akan ditanamkan untuk pembangunan hangar serta pemeliharaan dan perawatan pesawat di Makassar mencapai dua hingga empat juta dolar AS.

"Kita bangun hangar untuk perawatan pesawat, bekerja sama dengan PT Angkasa Pura I dan II. Nilai investasi yang akan ditanamkan sekitar dua hingga empat juta dolar AS karena fasilitasnya lebih kecil dari Jakarta," kata Emirsyah, tadi pagi.

Ia mengatakan, dengan frekuensi penerbangan yang setiap hari hampir mencapai 200 penerbangan di Bandara Makassar, menjadi pasar potensial dalam bisnis pemeliharaan pesawat terbang. "Pesawat-pesawat itu selama ini harus kembali ke Jakarta atau Surabaya untuk pemeliharaan. Saat fasilitas ini rampung, pesawat akan diparkir di sini," ujarnya.

Menurut dia, potensi pasarnya besar sekali namun selama ini sarananya tidak ada. Pusat perawatan yang akan dibangun di kawasan bandara lama Makassar ini diperkirakan beroperasi tahun depan.

"Tim kita baru turun, paling cepat satu tahun selesai. Bukan hanya hangar, tetapi lengkap dengan teknisi dan fasilitas lainnya," katanya sembari menambahkan, bentuk kerja sama Garuda dan PT Angkasa Pura saat ini masih dalam tahap pembicaraan.

Berita Asal Baca di Sumber
http://www.waspada.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=197260:garuda-investasi-4-juta-dolar&catid=18:bisnis&Itemid=95

Garuda Segera Buka Rute Timika - Makassar

Home > Tiket Pesawat > Domestic > Garuda Indonesia > Garuda Segera Buka Rute Timika - Makassar

TEMPO/FULLY SYAFI

TIMIKA - Maskapai penerbangan Garuda Indonesia Airlines (GIA), berencana membuka rute penerbangan Timika-Makassar. Rencana tersebut sudah dimulai sejak awal 2011, namun belum bisa dilaksanakan. Salah satu pertimbangannya adalah armada yang akan digunakan serta persiapan lainnya.

Demikian disampaikan Sales & Marketing Manager GIA Timika, Kemas Nomadiar saat ditemui Radar Timika (Grup JPNN) di Kantor Garuda Cabang Timika di Jalan Budi Utomo. “Intinya penerbangan Timika-Makassar sudah menjadi rencana, namun realisasi belum bisa diwujudkan dalam waktu dekat ini,” katanya.

Kemas mengatakan prospek serta pasar untuk pengembangan penerbangan rute Timika-Makassar cukup bagus. Untuk itu, kedepannya diharapkan rencana pembukaan penerbangan ini bisa terealisasi.

Selain berencana melakukan penerbangan Timika-Makassar, kata Kemas, pihak Garuda juga akan mengembangkan penerbangan rute wilayah tertentu, namun masih dalam proses penjajakan.

Selain Jakarta dan Denpasar, menurutnya pihak Garuda akan menjadikan Makassar sebagai tempat untuk penerbangan lanjutan ke wilayah timur Indonesia. Rute yang telah dibuka dari wilayah Makassar diantaranya Makassar-Kendari, Makassar-Gorontalo, Makassar-Manado, Makassar-Ternate, Makassar-Ambon, dan nantinya akan dilanjutkan dengan pembukaan Timika-Makassar.

Kemas menuturkan dengan dibukanya rute penerbangan baru, akan meningkatkan perekonomian karena investor akan semakin banyak yang masuk. Selain itu, hubungan sosial budaya juga akan lebih meningkat dan secara umum perekonomian semakin maju dengan adanya jalur-jalur penerbangan baru.

Ia menambahkan untuk bulan Juni ini, menurutnya pihak Garuda akan berkonsentrasi untuk menghadapi musim penumpang (peack seasion), setelah itu dilanjutkan dengan persiapan bulan puasa.(nan)

Berita Asal Baca di Sumber
http://www.jpnn.com/read/2011/06/01/93766/Garuda-Segera-Buka-Rute-Timika---Makassar-

Libur panjang, KAI dan AirAsia panen penumpang

Home > Tiket Pesawat > Domestic > Airasia > Libur panjang, KAI dan AirAsia panen penumpang



JAKARTA. Rangkaian libur panjang pekan ini yang dimulai sejak hari Kamis (2/6) memberikan berkah tersendiri bagi perusahaan penyedia jasa transportasi. Mereka kebanjiran penumpang.

Misalnya, PT Kereta Api Indonesia (KAI) daerah oprasi (Daop) I mencatat, okupansi kereta dari stasiun Gambir ke daerah timur untuk keberangkatan tanggal 1 Juni dan 2 Juni sudah mencapai 90%. "Penumpang yang paling banyak ke daerah timur, seperti Yogyakarta, Solo, dan Surabaya,"ujar Kepala Humas PT KAI Daop I Mateta Rizalulhaq kepada KONTAN, Selasa,(31/5)

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, PT KAI daop I akan menambah frekuensi keberangkatan beberapa kereta. "Frekuensi KA Argolawu akan kita tambah perjalanannya sebanyak 1 kali untuk keberangkatannya pukul 21.00 WIB dari Gambir menuju Solo,"ujarnya.

Mateta mengaku, saat ini, pihaknnya tengah mengusahakan penambahkan gerbong. "Kita akan lihat dulu, kalau okupansi penumpang sudah lebih dari 95%, baru kita akan tambah gerbong,"ujarnya lagi

Mateta menargetkan, selama momen liburan ini, penumpang bisa mencapai 9.000 per hari. "Di hari-hari biasa, jumlah penumpang 6.000-7.000 sehari,"paparnya.

Airasia Indonesia juga panen penumpang. Selam liburan kali ini, jumlah penumpang maskapai ini tumbuh 25%-30% dibandingkan hari biasa. "Karena itu, kita akan menambah frekuensi terbang ke destinasi favorit penumpang,"ujar Audrey Progastama Kepala Humas Airasia Indonesia.

Destinasi favorit penumpang tersebut adalah rute Jakarta–Yogyakarta, Jakarta–Denpasar, dan Jakarta–Singapura.

Penerbangan Denpasar–Perth juga akan meningkat menjadi empat kali per hari selama periode 1 Juli-Oktober nanti. "Saat libur, rata-rata load factor rute-rute tersebut mencapai 80%,"ujarnya

Penambahan tersebut akan dimulai 17 Juni nanti dengan mengunakan airbus A320.

Berita Asal Baca di Sumber
http://industri.kontan.co.id/v2/read/1306867724/69064/Libur-panjang-KAI-dan-AirAsia-panen-penumpang

Jelang Liburan Panjang, Harga Tiket Pesawat Merangkak Naik

Home > Tiket Pesawat > Berita Penerbangan > Libur panjang, KAI dan AirAsia panen penumpang

MI/Rommy Pujianto/ip

BALIKPAPAN--MICOM: Menjelang liburan panjang bagi pelajar dan mahasiswa, penumpang dari Bandara Internasional Sepinggan, Balikpapan mengalami kenaikkan jumlah penumpanag. Untuk hari biasa, penumpang biasanya hanya berkisar 4 ribu hingga 5 ribu per hari.

Namun, saat memasuki hari libur, jumlah penumpang yang berangkart dari Bandara Internasional Sepinggan Balikpapan mencapai 7 ribu per hari. "Jumlah penumpang mulai kemarin sudah mulai ada peningkatan, biasanya bisa mencapai 7 ribu per hari saat hari libur," kata Airport Duty Manager Bandara Internasional Sepinggan, Balikpapan, Suyadi, Rabu (1/6).

Penumpang lebih banyak didomimasi pelajar dan orang tua yang liburan atau mendaftarkan anaknya ke universitas di Jawa. Rute yangpaling ramai di antaranmya tujuan Jakarta, Surabaya, Jogyakarta, dan Makasar.

"Penumpang dari Balikpapan menuju Bali sebenarnya ramai, tapi itu transit di Surabaya. Begitu juga Jakarta. Sedangkan kalau ke Jogyakarta lebih banyak didominasi siswa yang mau mendaftar kuliah," imbuhnya.

Setiap hari dari Balikpapan mencapai 60 penerbangan. Lion Air menjadi maskapai penerbangan yang paling ramai yakni 19 kali penerbangan, dikuti Garuda 12 penerbangan. "saat ini belum ada penambahan extra flight," terangnya.

Sementara itu, tiket pesawat pun seudah mulai naik. Untuk penerbangan dari Surabaya menuju Balikpapan, tiket City Link kini menjadi Rp900 ribu dari sebelumnya berkisar Rp500-Rp600 ribu.

Begitu juga Lion Air, dari Surabaya ke Balikpapan sekitar Rp600 ribu, sebelumnya hanya Rp400 hingga Rp500 ribu. Sedangkan tiket Lion Air ke Jakarta berkisar Rp900 ribu, dari biasanya sekitar Rp500-Rp600 ribu. (SY/OL-8)

Berita Asal Baca di Sumber
http://www.mediaindonesia.com/read/2011/06/01/230694/127/101/Jelang-Liburan-Panjang-Harga-Tiket-Pesawat-Merangkak-Naik

1 Juni Garuda Terbang Perdana Makassar-Singapura

Home > Tiket Pesawat > Domestic > Garuda Indonesia > 1 Juni Garuda Terbang Perdana Makassar-Singapura

TEMPO/FULLY SYAFI

VP Garuda Don Jp Buston diterima Gubernur Sulsel, Syahril Limpo (foto: Andi Aisyah/Okezone)

MAKASSAR- Terhitung 1 Juni 2011 PT Garuda Indonesia membuka penerbangan langsung Makassar-Singapura PP. Penerbangan itu berlangsung sekali sehari dengan jarak tempuh dua jam.

Vice President Marketing PT Garuda Indonesia Don Jp Buston mengemukakan hal itu usai bertemu Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo, di rumah dinasnya, senin (9/5/2011).

"Makassar itu sangat strategis. Kota ini terletak di tengah wilayah Indonesia. Selama ini rute ke Singapura hanya ada di Bandara Sukarno Hatta Jakarta. Ini juga bisa menghemat biaya warga Indonesia Timur yang akan ke Singapura," jelas Buston.

Rute Makassar Singapura akan menggunakan pesawat Boeing 737-500 dengan kapasitas 150 penumpang sekali jalan. Akan ditempatkan empat pesawat milik Garuda untuk melayani rute baru itu.

Menurut Buston, pihaknya akan menempatkan pesawat-pesawat itu di hanggar bandara lama Makassar. "Menariknya, belum terbangpun pesanan sudah mencapai 30 persen hingga hari ini. Mungkin karena rute baru makanya banyak yang mau full service, "ujarnya.

Pihak Garuda Indonesia juga berencana mulai tahun 2012 akan menjadikan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar sebagai hap (basemen, homebase, redaksi) kedua di Indonesia. Hal itu dimungkinkan dengan pengelolaan bandara lama Sultan Hasanuddin sebagai hanggar seluruh pesawat milik Garuda."Jika ceck-up teknik pesawat tidak lagi di bandara Soetta Jakarta, tapi di Makassar," paparnya.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo menyambut baik rencana Garuda Indonesia itu. "Itu kabar yang sangat menggembirakan bagi perkembangan Sulsel ke depan. Salah satu upaya menyambut open sky internasional,"pungkasnya.

Berita Asal Baca di Sumber
http://travel.okezone.com/read/2011/05/10/407/455298/1-juni-garuda-terbang-perdana-makassar-singapura

AirAsia Siap Terbangi Bandung-Semarang

Home > Tiket Pesawat > Domestic > Airasia > AirAsia Siap Terbangi Bandung-Semarang



Bandung, CyberNews. Air Asia siap menerbangi rute Bandung-Semarang. Pembukaan jalur tersebut bersamaan dengan perluasan rute maskapasi tersebut keempat kota tujuan lainnya. Demikian GM Bandara Husein Sastranegara PT Angkasa Pura II, Eko Diantoro di sela-sela diskusi yang digelar Kemenbudpar di Bandara tersebut, Selasa (26/4).

Menurut dia, pembukaan rute tersebut berkaitan dengan proses overlay runway Husein sepanjang 2.220 meter yang dijadwalkan rampung pada Juni mendatang.

"Begitu overlay selesai, Air Asia akan membuka lima kota tujuan baru yakni ke Padang, Palembang, Pekanbaru, Semarang, dan Denpasar yang ditambah satu kali frekuensi penerbangannya," jelasnya.

Menurut Eko, Air Asia kemungkinan bakal mengombinasikan penggunaan pesawat Boeing 737-300 dengan pesawat gres mereka, A-320 untuk melayani kelima rute baru tersebut. Tak hanya itu, proses penebalan landas pacu tersebut juga memancing dua maskapai lainnya untuk membuka rute dari Bandung.

Mulai Rabu (27/4), Sky Aviation dengan menggunakan pesawat turbo-prop Fokker-50 terbang perdana melayani rute Bandung-Solo. Mereka juga membuka rute Bandung-Tanjungkarang, Lampung. Maskapai asal Malaysia, Firefly dengan pesawat Boeing 737 juga berencana membuka jalur Bandung-Johor Baru pada Agustus mendatang.

Dijelaskan Eko Diantoro, proses overlay yang merupakan upaya penguataan permukaan runway dalam menerima beban pesawat meleset dari jadwal karena seharusnya sudah tuntas pada akhir Mei. Proses pengerjaan disebut terkendala cuaca. "Runway-nya sudah 50 persen selesai tapi kami terhalang hujan, sehingga target akhir Mei mundur ke Juni," jelasnya.

Berita Asal Baca di Sumber
http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news/2011/04/26/84007/AirAsia-Siap-Terbangi-Bandung-Semarang

AirAsia X akan menambah rute penerbangan ke Jepang

Home > Tiket Pesawat > Domestic > Airasia > AirAsia X akan menambah rute penerbangan ke Jepang



KUALA LUMPUR. AirAsia X Bhd berencana menambah frekuensi penerbangan ke Tokyo, Jepang seiring makin meningkatnya jumlah penumpang pesawat dan load faktor pesawat AirAsia menuju Jepang sejak akhir April 2011.

Sebelumnya, rute penerbangan ke Jepang sempat melempem pasca gempa dan tsunami yang melanda Jepang pada Maret 2011 lalu. "Harapan kami, frekuensi penerbangan ke Osaka juga bisa ditambah," ujar Azran Osman Rani CEO AirAsia X Bhd dalam wawancara di Bloomberg TV.

Walaupun AirAsia memutuskan untuk menetapkan biaya tambahan alias menaikkan harga tiket penerbangannya sejak 3 Mei 2011 gara-gara harga bahan bakar pesawat terus naik, namun AirAsia tetap optimistis bisnis penerbangan mereka tetap baik.

"Strategi terpenting adalah bagaimana menjadi maskapai penerbangan yang efisien bahan bakar, karena tidak ada yang tahu posisi harga bahan bakar di bulan depan," katanya.

Pada kuartal I 2011, load factor AirAsia X mencapai 80%, naik 6% dari periode yang sama di tahun sebelumnya. "Pertumbuhan penumpang yang cukup besar terjadi di Asia Pasifik," ujarnya.

Berita Asal Baca di Sumber
http://industri.kontan.co.id/v2/read/1304490800/66525/AirAsia-X-akan-menambah-rute-penerbangan-ke-Jepang

Maskapai Ramai-ramai Tambah Frekuensi Penerbangan ke Bandung

Home > Tiket Pesawat > Berita Penerbangan > Maskapai Ramai-ramai Tambah Frekuensi Penerbangan ke Bandung

MI/Rommy Pujianto/ip

Jakarta - Para pelancong dipastikan akan banyak berdatangan ke Bandung pasca perluasan Bandara Husein Sastranegara, Bandung yang dimulai tahun ini. Saat ini sudah banyak maskapai penerbangan yang berencana menambah frekuensi dan membuka rute penerbangan baru ke Bandung

Direktur Utama PT Angkasa Pura II Tri S. Sunoko mengatakan sejumlah maskapai secara terbuka telah menyampaikan minat untuk menambah atau membuka rute penerbangan baru, baik domestik maupun rute internasional dengan menggunakan pesawat A-320. Salah satu maskapai yang memastikan akan menambah frekuensi maupun rute baru dari dan menuju Bandung adalah Indonesia AirAsia.

”Meningkatnya minat maskapai, tak terlepas dari peran aktif pemerintah daerah dalam meyakinkan operator penerbangan, bahwa Jawa Barat memiliki potensi yang sangat besar untuk disinggahi baik oleh para pelaku bisnis maupun wisatawan,” katanya melalui keterangan tertulis yang diterima detikFinance, Selasa (5/4/2011)

AP II selaku pengelola Bandara Husein Sastranegara, akan memulai pelaksanaan proses pengembangan tahap I bangunan terminal penumpang Bandara Husein Sastranegara Bandung, Jawa Barat pada November 2011.

Ia mengatakan untuk pengembangan bangunan terminal yang akan dilakukan secara bertahap hingga 2013 tersebut, dialokasikan anggaran total sebesar Rp 84 miliar. Sementara untuk proses penebalan runway yang memiliki panjang 2.250 x 45 meter, alokasi biaya yang disiapkan manajemen sebesar Rp 45 miliar.

Sunoko menambahkan upaya perluasan terminal ini untuk meningkatkan kapasitas dalam mengantisipasi lonjakan pertumbuhan penumpang yang diperkirakan akan terjadi pasca penebalan landasan pacu (overlay).

”Kami menghitung, potensi pertumbuhan traffic di Bandara Husein Sastranegara pasca proses overlay ini akan meningkat hingga 70%," katanya.

Pengerjaan tahap pertama direcanakan akan dilakukan mulai November 2011, dilanjutkan Tahap II pada 2012, dan Tahap III pada 2013. Pihak AP II tengah menyelesaikan proses penyelesaian detail engineering design (DED).

Ia menuturkan proses overlay sudah memasuki tahap finalisasi. Rencananya pada awal Mei 2011 nanti bisa selesai.

Pihak AP II juga melakukan overlay taxiway C dan D dengan ketebalan rata-rata 10 sentimeter, serta melakukan pelebaran taxiway C dari 16 meter menjadi 24 meter. Kemudian pada wilayah apron, overlay yang kami lakukan dengan menambah ketebalan rata-rata 10 sentimeter, serta pembetonan parking stand pesawat seluas 75 x 130 meter.

Dengan penebalan-penebalan di area airside tersebut, Bandara Husein Sastranegara ke depan akan mampu didarati oleh pesawat-pesawat berbadan besar sekelas Airbus A-320. Sejauh ini, pesawat terbesar yang dioperasikan digunakan oleh enam maskapai yang beroperasi melayani penerbangan dari dan menuju Kota Bandung menggunakan pesawat jenis Boeing 737-300/400.

Saat ini Bandara Husein Sastranegara memiliki terminal seluas 5.051 m2 dengan kapasitas sebesar 0,35 juta penumpang. Proses pengembangan yang akan dilakukan adalah menambah luas terminal menjadi 8.650 m2 yang sedianya mampu menampung hingga 1 juta penumpang.

Pada 2010, jumlah pergerakan penumpang datang dan pergi mencapai 755.576 pergerakan yang dilayani enam maskapai, yaitu Indonesia AirAsia, Malaysia Airlines, Merpati Airlines, Wings Air, Sriwijaya Air, dan Susi Air. Sementara jumlah rata-rata penumpang yang diangkut keenam maskapai tersebut per hari, sebanyak 2.098 penumpang.

"Pada 2011 ini, pergerakannya meningkat hingga 2.500 pergerakan penumpang per hari. Atas dasar itu, pengembangan terminal adalah pekerjaan yang tidak bisa ditunda-tunda lagi, untuk mengantisipasi lack of capacity yang semakin besar," katanya.

(hen/dnl)

Berita Asal Baca di :
http://www.detikfinance.com/read/2011/04/05/125448/1608878/4/maskapai-ramai-ramai-tambah-frekuensi-penerbangan-ke-bandung

Air Asia ke Bandung dengan Airbus A320

Home > Tiket Pesawat > Domestic > Airasia > Air Asia ke Bandung dengan Airbus A320

JAKARTA - Airbus A320 Air Asia akan mulai melakukan penerbangan perdananya ke Bandung, Selasa (5/4) hari ini. Rencananya, pesawat jumbo milik perusahaan patungan di bidang penerbangan antara AirAsia Malaysia dan Asian Aviation Thailand ini akan melayani rute Bandung-Kuala Lumpur dan Bandung-Singapura.

Tak ayal, pengoperasian Airbus A320 ini pun disambut baik Gubernur Jabar Ahmad Heryawan. "Rencana tersebut merupakan langkah maju bagi industri penerbangan khususnya di Jawa Barat," katanya saat menerima Manajemen AirAsia Indonesia di Gedung Negara Pakuan, Minggu (3/4).

Menurutnya, adanya fasilitas penerbangan ini akan mendorong peningkatan arus barang dan orang dari Bandung maupun dari Kuala Lumpur Malaysia serta Singapura. Dengan demikian, lanjutnya, diharapkan mampu meningkatkan pergerakan ekonomi, baik yang bersumber dari sektor pariwisata maupun perdagangan.

"Rencana Air Asia untuk menggunakan Airbus A320 patut didukung semua pihak. Apalagi bila hal itu berdampak positif bagi pergerakan barang dan manusia yang sudah tentu akan mendorong perekonomian yang bisa berasal dari kegiatan pariwisata maupun jasa lainnya. Masuknya jenis pesawat dengan kapasitas besar seperti Airbus, akan mendorong roda perekonomian di Jabar. Saat ini, Jabar khususnya Kota Bandung sudah menjadi tujuan wisata utama bagi turis dari Malaysia dan Singapura," ujar Heryawan.

Di tempat yang sama, Dirut Air Asia Dharmadi mengungkapkan bahwa Selasa (5/4) ini akan dilaksanakan pendaratan perdana pesawat penumpang berbadan besar Air Bus A320 di Bandara Husein Sastranegara, Bandung. Pesawat Airbus A320 berkapasitas penumpang 180 orang ini akan melayani rute Bandung-Kuala Lumpur 2 kali sehari dan Bandung - Singapura 1 kali sehari. Pesawat akan terbang perdana dan melayani umum mulai 15 April 2011.

Dharmadi mengungkapkan, jumlah wisatawan dari Malaysia mengalami peningkatan yang cukup pesat. Pada 2007, wisatawan dari Malaysia berjumlah 48.000, sementara pada 2008 sebanyak 80.000 wisatawan dari Malaysia datang ke Kota Bandung dengan Air Asia.

Saat ini, untuk melayani penerbangan, meskapai Air Asia menggunakan jenis pesawat Boeing 737-300 dengan kapasitas penumpang 148. Diharapkan dengan Air Bus 320 berkapasitas 180 orang, maka volume penumpang dan penerbangan akan terus meningkat seiring dengan semakin membaiknya fasilitas di Bandara Husein. (lum)

Berita Asal Baca di Sumber
http://www.jpnn.com/read/2011/04/05/88674/Air-Asia-ke-Bandung-dengan-Airbus-A320-

Bakal Banyak Maskapai Penerbangan di Bandara Husein

Home > Tiket Pesawat > Berita Penerbangan > Bakal Banyak Maskapai Penerbangan di Bandara Husein

MI/Rommy Pujianto/ip

BANDUNG, (PRLM).- Seiring overlay landasan pacu yang bakal rampung pada Mei mendatang, General Manager Bandara Husein Sastranegara PT Angkasa Pura II (Persero) Eko Diantoro, memperkirakan akan makin banyak maskapai penerbangan yang akan mendarat dan lepas landas di Bandara Husein. Beberapa yang sudah mengajukan ialah maskapai Firefly dengan rute Bandung - Johor Baru (PP). "Penerbangan seminggu tiga kali. Namun belum fix kapan waktunya. Garuda Indonesia pun rencananya akan membuka penerbangan lagi di sini," katanya, Minggu (3/4) petang.

Dalam kesempatan yang sama, Dirut Air Asia Indonesia Dharmadi menuturkan, Air Asia sudah mulai menggunakan pesawat Airbus A320 yang dimilikinya. Pesawat berkapasitas 180 orang itu akan mendarat di Bandara Husein Sastranegara pada 15 April mendatang. "Kami berharap, pada tanggal 15 April itu, bandara Husein sudah siap dilandasi Airbus kami," katanya.

Penambahan pesawat itu untuk memenuhi penambahan jadual jam terbang dari Bandara Husein seperti penerbangan Bandung-Kualalumpur yang menjadi 3 kali dalam sehari, Bandung - Singapura 2 kali dalam sehari. "Potensi rute-rute itu sangat besar karena itu jam penerbangan ditambah. Baik yang dari Malaysia atau Singapura ke sini, atau sebaliknya. Selain itu, ada potensi lainnya yaitu dari Brunei dan Penang. Namun perlu ada penambahan fasilitas-fasilitas lainnya di terminal," ujarnya.

Danlanud Husein Sastranegara Kol. (Pnb) Asep Adang mengatakan, dengan penambahan jadual penerbangan, maka unsur pengamanan pun mesti ditingkatkan. Untuk itu, Danlanud sejak jauh hari telah menyiapkan anggota tambahan untuk mendukung hal itu. "Ini akan menjadi contoh untuk lanud-lanud lain di Indonesia yang juga melayani penerbangan sipil. Soalnya, dengan demikian, akan berefek pada pembangunan perekonomian bersama," ujarnya.

Sementara itu, Heryawan sangat menyambut baik dengan adanya overlay bandara Husein. Penebalan itu akan berefek pada penambahan maskapai penerbangan, rute dan jadual penerbangan. Salah satunya yang dilakukan Air Asia. "Tentunya akan menarik minat maskapai penerbangan lain. Artinya, akan mengundang arus wisatawan dan meningkatkan perekonomian. Karena itu, Bandung dan Jabar harus siap menata diri menjadi daerah tujuan wisata yang lebih baik," ujarnya.

Terkait penambahan rute penerbangan dari dan ke Malaysia itu, Heryawan tidak menampik jika nantinya Bandung dijadikan pintu masuk keberangkatan TKI ke Malaysia. "Namun kami sudah mengantisipasinya dan berkoordinasi dengan BNP2TKI sejak lama. BNP2TKI hanya akan meluluskan TKI yang paspor untuk calon TKI yang tercatat di kabupaten, kota dan provinsi. Jika tidak, tentunya tidak bisa diloloskan," katanya. (A-128/das)***

Berita Asal Baca di :
http://www.pikiran-rakyat.com/node/140381

Garuda Gandeng Mandiri Sukseskan Program Khusus

Home > Tiket Pesawat > Domestic > Garuda Indonesia > Garuda Gandeng Mandiri Sukseskan Program Khusus

TEMPO/FULLY SYAFI

INILAH.COM, Jakarta - PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) menargetkan kerjasama dengan Bank Mandiri untuk program Buy One Get One Free Tiket Pesawat Garuda Indonesia Rute Internasional tertentu sebesar Rp200 miliar.

"Kerjasama kita targetkan minimal bisa Rp200 miliar karena potensial pasar Bank Mandiri yang premium. Ini lebih ke komersial deal, periode pertama 3 bulan ini," tutur Direktur Pemasaran dan Penjualan PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) Arif Wibowo, Jumat (25/3).

Arif menuturkan, apabila kerja sama ini dapat berlangsung baik, perseroan mempertimbangkan untuk melanjutkan kerja sama tersebut. "Ini baru sebagai appetizer," kata Arif.

Seperti diketahui, Bank Mandiri bekerjasama dengan Garuda Indonesia meluncurkan program Buy One Get One Free Tiket Pesawat Garuda Indonesia Rute International Tertentu & Discount Hingga 20% Untuk Seluruh Rute Domestik. “Buy One Get One Free Tiket Pesawat Garuda Indonesia Rute International Tertentu” dapat dimanfaatkan pemegang kartu kredit dan debit Bank Mandiri hingga 15 Juni 2011. Sementara Program diskon berlaku hingga 31 Desember 2011.

Executive Vice President Consumer Finance Bank Mandiri Mansyur S Nasution mengemukakan, kerjasama penjualan ini merupakan langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan transaksi kartu kredit dan kartu debit Bank Mandiri. Mengingat, saat ini penggunaan kartu untuk melakukan transaksi perjalanan terus meningkat. “Melalui kerjasama dengan maskapai penerbangan, kami ingin mengoptimalkan momentum peningkatan frekuensi penggunaan kartu kredit dan kartu debit sebagai alat pembayaran dalam transaksi perjalanan bisnis dan wisata,” kata Mansyur S Nasution.

Menurut Mansyur, saat ini Bank Mandiri memiliki 2 juta pemegang kartu kredit baik Visa Card maupun Master Card. Pencapaian volume penjualan selama tahun 2010 mencapai Rp12 triliun dengan tingkat rasio kredit macet (NPL) khusus kartu kredit sebesar 2,67%. Sedangkan untuk kartu mandiri debet, total pemegang kartu yang tersebar di seluruh Indonesia adalah sebesar 9 juta. Di samping itu Bank Mandiri juga telah memasang EDC Mandiri di 46.800 merchant partner yang tersebar di seluruh Indonesia. [cms]

Berita Asal Baca di Sumber
http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/1357872/garuda-gandeng-mandiri-sukseskan-program-khusus

Garuda gandeng Mandiri tawarkan tiket gratis

Home > Tiket Pesawat > Domestic > Garuda Indonesia > Garuda gandeng Mandiri tawarkan tiket gratis

TEMPO/FULLY SYAFI

Garuda gandeng Mandiri tawarkan tiket gratis

JAKARTA: PT Garuda Indonesia Tbk menggandeng PT Bank Mandiri Tbk menawarkan program beli satu tiket pesawat rute internasional gratis satu tiket rute tertentu sekaligus potongan harga hingga 20% untuk seluruh rute domestik.

Deputy President Director Bank Mandiri Riswinandi mengatakan pelaksanaan program itu diharapkan mendorong pertumbuhan transaksi kartu kredit dan debit Bank Mandiri.

"Mandiri saat ini memiliki banyak kantor cabang, tentu mobilitas sumber daya manusia yang cukup tinggi antarcabang Mandiri juga dapat diakomodasi oleh Garuda," ujarnya seusai penandatanganan perjanjian kerja sama Mandiri-Garuda, hari ini.

Program itu ditawarkan hingga 15 Juni 2011 untuk rute internasional dan hingga 31 Desember 2011 untuk rute domestik guna mengoptimalkan momentum peningkatan frekuensi penggunaan kartu kredit dan debit mandiri khususnya dalam transaksi perjalanan bisnis dan wisata.

Menurut dia, program ini merupakan bagian dari rencana ekspansi bisnis perseroan dalam rancangan transformasi kedua yang rencananya akan bergulir hingga 2014.

Executive Vice President Consumer Finance Bank Mandiri Mansyur S. Nasution mengungkapkan perseroan memiliki total 2 juta pemegang kartu kredit Visa Card dan Master Card serta total pemegang kartu Mendiri debet 9 juta di seluruh Indonesia.

Hingga saat ini transaksi perjalanan menggunakan kedua jenis kartu tersebut menunjukan peningkatan.

Sementara itu Direktur Pemasaran dan Penjualan PT Garuda Indonesia M. Arif Wibowo mengatakan program tersebut merupakan salah satu langkah meningkatkan pasar domestik dan internasional bagi Garuda Indonesia, sekaligus juga dapat meningkatkan sinergi kedua perusahaan plat merah tersebut. (hwi)

Berita Asal Baca di Sumber
http://www.bisnis.com/finansial/perbankan/17776-garuda-gandeng-mandiri-tawarkan-tiket-gratis
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Paket Tour Wisata - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger