Home » » Garuda Siap Lepas 16 Boeing Seri Klasik

Garuda Siap Lepas 16 Boeing Seri Klasik

Home > Kabar Berita > Penerbangan > Garuda Siap Lepas 16 Boeing Seri Klasik

Garuda Siap Lepas 16 Boeing Seri Klasik

Garuda Siap Lepas 16 Boeing Seri Klasik
Rabu, 14 April 2010 00:18 WIB

JAKARTA--MI: PT Garuda Indonesia menyatakan kesiapannya untuk melepas (face out) sedikitnya 16 pesawat Boeing seri klasik seperti B737 300, 400 dan 500 tahun ini, menyusul rencana perseroan yang akan menambah armadnya hingga 116 pesawat pada 2014.

Menurut Direktur Utama Garuda Emirsyah Satar, sebelum menandatangani nota kesepahaman dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) bidang corporate sales di Jakarta, Selasa (13/4), tindakan itu akan dilakukan terhadap pesawat-pesawatnya yang sudah tergolong tua sehingga Garuda bisa beroperasi lebih efisien dan aman dengan menggunakan pesawat baru.

"Per hari ini jumlah pesawat kami 72 unit dan rencananya tahun ini Garuda akan mendatangkan 24 unit pesawat baru. Tapi dari 24 pesawat yang didatangkan, secara net kami hanya mendapatkan 8 unit pesawat baru. Karena 16 unit seri klasik akan difaceout," katanya.

Menurutnya sebagian dari 16 pesawat tua tersebut sudah habis masa sewanya sehingga akan dikembalikan ke pihak lessor di Prancis.

Sementara itu, pesawat yang berstatus milik kemungkinan besar akan dijual ke maskapai lain. Hanya saja, Emirsyah belum mau menyebutkan harga terhadap setiap unit pesawat yang akan dijualnya tersebut.

Sesuai rencana yang sudah diumumkan Garuda sebelumnya, BUMN penerbangan itu akan mendatangkan 23 unit Boeing 737 New Generation (NG) dan satu unit Airbus 330-200.

Sementara, sampai 2014 nanti rencananya Garuda akan mengoperasikan 116 pesawat dengan komposisi 90 pesawat Boeing 737 NG dan 26 pesawat A330-200.

Kepala Komunikasi Perusahaan Garuda, Pujobroto mengatakan, nantinya seluruh Boeing 737 300, 400 dan 500 seri klasik akan di
faceout secara bertahap.

Namun menurut Pujobroto, bukan tidak mungkin Garuda akan memanfaatkan pesawat seri klasik yang berstatus milik untuk digunakan Citilink, anak usahanya yang juga maskapai penerbangan di pasar medium.

"Atau bisa juga yang berstatus milik kami konversi menjadi pesawat kargo. Jadi di bisnis kargo, Garuda tidak hanya mengandalkan kargo konvensional selama ini (belly cargo) saja tetapi bisa mengoperasikan pesawat kargo sendiri.

Namun keputusan mengenai skema faceout seri klasik masih harus dikaji lebih lanjut.

Menurut Pujobroto, bisnis angkutan barang atau kargo selama ini ditargetkan menyumbang 12-13 persen pendapatan Garuda Indonesia secara keseluruhan.

"Tetapi tahun lalu target itu belum tercapai, diharapkan dengan melakukan konversi pesawat lama kami bisa meningkatkan pendapatan kargo," kata Pujobroto.

Sementara itu, terkait dengan penandatanganan kerjasama itu, Emirsyah menyatakan, pihaknya akan memberikan diskon pembelian tiket pesawat Garuda dalam dan luar negeri kepada pelanggan korporat PT Bank Rakyat Indonesia Tbk dan keluarnya sebesar 15 persen.

"BRI sendiri adalah pelanggan korporat ke-734," kata Emirsyah.

Bagi Direktur Utama BRI Sofyan Basir, kerjasama layanan penerbangan dengan Garuda itu jelas bisa menghemat biaya perjalanan dinas yang dikeluarkan perusahaannya.

Sofyan mengaku, jumlah karyawan BRI sebanyak 62.000 orang dan jaringan kantor cabang sebanyak 6.600 unit yang tersebar diseluruh Indonesia dan luar negeri, frekuensi terbang karyawan BRI sangat tinggi.

"Setiap tahun, kami mengeluarkan lebih dari Rp100 miliar untuk tiket penerbangan. Kerjasama dengan Garuda ini jelas bisa menghemat pengeluaran kami. Selain itu, segalanya juga jadi lebih efisien dan akuntabel," kata Sofyan.

Menurut Sofyan, selama ini Garuda sudah memiliki kerjasama pembelian tiket dengan BRI melalui jaringan ATM yang dimilikinya.

"Diharapkan ke depan kami bisa mengembangkan kerjasama payment gateway Garuda dari penjualan seluruh tiket agen perjalanan, pembayaran gaji karyawan, pajak, suplier, dan pembayaran lain-lain kepada pihak ketiga. Sehingga bukan hanya BRI yang naik Garuda tetapi juga sebaliknya," kata Sofyan.

Tahun ini Garuda menargetkan pendapatan dari pelanggan korporat sebesar Rp2 triliun dari 750 perusahaan. Nilainya meningkat dari realisasi pendapatan pelanggan korporat tahun lalu yang hanya sebesar Rp600 miliar dari 580 perusahaan. (Ant/OL-7) 

 Sumber : http://www.mediaindonesia.com


Home > Kabar Berita > Penerbangan > Garuda Siap Lepas 16 Boeing Seri Klasik
Share this article :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Paket Tour Wisata - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger