Home » » Antrean Mengular di Bandara Adisucipto

Antrean Mengular di Bandara Adisucipto

Home > Kabar Berita > Penerbangan > Antrean Mengular di Bandara Adisucipto

Berselimut abu vulkanik Gunung Merapi (AP Photo/Irwin Fedriansyah)

Antrean Mengular di Bandara Adisucipto
Elin Yunita Kristanti, Sandy Adam Mahaputra

VIVAnews - Letusan Gunung Merapi berdampak pada dunia penerbangan. PT Angkasa Pura II selaku pengelola telah memutuskan, Bandara Adisucipto, Yogyakarta ditutup hingga 15 November 2010. Debu vulkanik Merapi jadi alasan utama.

Meski demikian, para calon penumpang maskapai penerbangan terus mendatangi Bandara Adi Sucipto hari ini.

Mereka yang datang terus memenuhi antrean di setiap konter
maskapai penerbangan yang melayani pengembalian tiket dan pembayaran uang (refund).

Berdasarkan pantauan VIVAnews, antrean cukup panjang terjadi di konter maskapai penerbangan Lion Air. Sebab maskapai ini melayani paling banyak penerbangan rute Yogyakarya, yakni sebanyak 15 flight setiap harinya.

"Sejak ditutupnya bandara, banyak calon penumpang yang mengantri untuk refund tiket dengan uang," kata Sabar, petugas pengamanan konter Lion Air Bandara Adi Sucipto, Kamis 11 November 2010.

Situasi yang sama juga terlihat di konter lainnya seperti Garuda dan Sriwijaya Air, meskipun antrean tidak sepanjang Lion Air.

Salah satu calon penumpang, Harry mengaku harus cepat-cepat menukarkan tiket. "Bisa hangus tiketnya, Kalau tidak cepat-cepat ditukar. Apalagi kalau sudah lewat satu hari dari jadwal keberangkatan yang ada tiket," kata dia.

Harry menyayangkan pelayanan yang kurang maksimal dari maskapai penerbangan. Sebab, "tidak ada pemberitahuan kalau bisa ditukar tiketnya, belum lagi mengantre. Kita juga tidak boleh terlalu sore, karena loketnya bukan sampai jam 15.00 saja," kesal dia.

Para calon penumpang yang gagal berangkat umumnya memilih jasa kereta api untuk meninggal Yogyakarta.

Tak hanya penerbangan Yogyakarta, abu vulkanik Merapi juga membuat empat maskapai internasional membatalkan penerbangannya ke Jakarta, Rabu 10 November 2010.

Empat maskapai asing itu adalah Cathay Pacific Airways, Malaysia Airlines, Qantas, dan maskapai penerbangan Jerman, Lufthansa.

Pada pekan lalu, saat erupsi Merapi besar terjadi, belasan penerbangan internasional juga membatalkan penerbangan. Jadwal penerbangan yang terhambat hingga 46 penerbangan. Kondisi ini berangsur normal pada Senin 8 November 2010.

Tak hanya penerbangan komersial, abu vulkanik Merapi juga mengganggu kunjungan Obama ke Indonesia. Kunjungannya dipercepat beberapa jam akibat abu Merapi. (adi)

• VIVAnews
Sumber berita Asal diVIVAnews
--------------------------------------
Untuk Informasi Penerbangan Domestik : Airasia, Batavia Air, Citilink, Garuda Indonesia, Lion Air, Mandala Air, Merpati Nusantara Airlines dan Sriwijaya Air. Hubungi Operator kami, klik Link ini untuk Konsultasi dengan Operator Kami.

Cari Informasi Reservasi ( Klik Link ) Tiket Pesawat, Tiket Pesawat Termurah, Tiket Pesawat Online, Harga Tiket Pesawat, Booking Tiket Pesawat, Jadwal Penerbangan, Pemesanan Tiket, Pembelian Tiket, Rute Penerbangan, Tipe Pesawat, Bandara dan Maskapai Penerbangan.
Share this article :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Paket Tour Wisata - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger