Home » » RI-Timor Leste Kerja Sama Penerbangan Reguler

RI-Timor Leste Kerja Sama Penerbangan Reguler

Home > Kabar Berita > Penerbangan > RI-Timor Leste Kerja Sama Penerbangan Reguler

Merpati (ANTARA/ Yusran Uccang)

RI-Timor Leste Kerja Sama Penerbangan Reguler
Dua negara sepakat frekuensi penerbangan dapat dilaksanakan 14 kali per minggu.

VIVAnews - Indonesia dan Timor Leste sepakat menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) mengenai angkutan udara. Melalui kerja sama itu, perusahaan penerbangan kedua negara dapat melaksanakan penerbangan berjadwal pada rute yang disepakati.

Penandatanganan MoU ini dilakukan oleh Menteri Perhubungan Freddy Numberi dan Menteri Infrastruktur Timor Leste, Pedro Lai Dasilva, di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin 1 November 2010.

Perjanjian itu mengatur tentang kesepakatan mengenai teknis operasional hak-hak angkut yang dimiliki masing-masing negara. Meski demikian, terdapat beberapa ketentuan yang tidak boleh dilanggar.

Misalnya untuk rute Jakarta-Denpasar-Dili dan sebaliknya, maskapai penerbangan tidak diizinkan untuk mengambil penumpang di Denpasar karena masih wilayah domestik RI.

Atas penandatanganan MoU itu, Indonesia dan Timor Leste sepakat bahwa frekuensi penerbangan dapat dilaksanakan sebanyak 14 kali per minggu ke atau dari titik yang telah ditentukan dalam jadwal rute.

Selain itu, kerja sama tersebut memungkinkan kedua negara untuk mengangkut dan menurunkan penumpang atau barang dari negara pertama menuju negara ketiga dengan persetujuan negara tersebut. Frekuensi penerbangan dilaksanakan sebanyak 14 kali.

Selain itu disepakati pengaturan hak angkut untuk angkutan kargo, code sharing dan juga penerbangan ekstra, carter, serta penerbangan khusus.

Sebelumnya draf nota kesepahaman itu telah dibahas kedua delegasi di Denpasar, Bali pada 18-19 Mei 2010. Sementara itu, perjanjian induk transportasi udara (Air Transport Agreement/ATA) antara RI-Timor Leste dilaksanakan pada 27 Juli 2010.

Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan, Bambang S Ervan, mengatakan selama 10 tahun terakhir PT Merpati Nusantara Airlines telah melayani penerbangan dari dan ke Dili melalui sistem carter. Namun, dengan ditandatangani MoU itu, otomatis penerbangan Merpati dapat berubah menjadi reguler terjadwal.

"Diharapkan ada maskapai lain (yang juga telah mengajukan izin), namun belum terealisasi," ujarnya.

Dia berharap, melalui kerja sama itu, frekuensi penerbangan akan semakin meningkat karena transportasi dapat meningkatkan hubungan perdagangan kedua negara.

• VIVAnews
--------------------------------------
Untuk Informasi Penerbangan Domestik : Airasia, Batavia Air, Citilink, Garuda Indonesia, Lion Air, Mandala Air, Merpati Nusantara Airlines dan Sriwijaya Air. Hubungi Operator kami, klik Link ini untuk Konsultasi dengan Operator Kami.

Cari Informasi Reservasi ( Klik Link ) Tiket Pesawat, Tiket Pesawat Termurah, Tiket Pesawat Online, Harga Tiket Pesawat, Booking Tiket Pesawat, Jadwal Penerbangan, Pemesanan Tiket, Pembelian Tiket, Rute Penerbangan, Tipe Pesawat, Bandara dan Maskapai Penerbangan.
Share this article :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Paket Tour Wisata - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger