Lion Air
JAKARTA, KOMPAS.com — Lion Groups, yaitu Wings Air dan Lion Air, mulai awal September 2010 akan mengoperasikan rute baru ke wilayah Bali dan Nusa Tenggara serta Kalimantan.
Wings Air akan mengoperasikan 4 rute baru, yaitu Semarang-Denpasar (pulang-pergi/PP), Denpasar-Mataram (PP), Denpasar-Tambolaka (PP), serta Denpasar-Bima (PP), dan 1 rute baru Lion Air, yaitu Surabaya-Palangkaraya (PP). Pengoperasian rute-rute baru Wings Air menggunakan pesawat baru ATR72-500 (propeller) yang ke-8 berkapasitas 72 tempat duduk. Sedangkan penerbangan Lion Air ke Palangkaraya sementara ini dilayani dengan pesawat Boeing 737-400 (jet).
Rute baru Wings Air yang mulai dioperasikan sejak 6 September 2010 adalah Semarang-Denpasar dan Denpasar-Mataram dengan pelayanan penerbangan 2 (dua) kali sehari dan rute Denpasar-Tambolaka dengan pelayanan penerbangan empat kali seminggu (Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu).
Sedangkan rute baru Wings Air adalah Denpasar-Bima dilayani tiga kali seminggu (Selasa, Kamis, dan Sabtu) serta rute baru Lion Air, yaitu Surabaya-Palangkaraya, dilayani satu kali sehari yang mulai dioperasikan pada 7 September 2010.
Penerbangan Semarang-Denpasar sebelumnya sudah dioperasikan dengan transit di Surabaya dan kali ini frekuensi penerbangannya ditambah sekali.
Menurut Direktur Umum Lion Edward Sirait, Lion Air dan Wings Air secara sinergi terus mengembangkan layanan operasi penerbangan domestik dan regional/international.
"Akan tetapi, untuk sementara ini, pengembangan pasar akan dikonsentrasikan pada penerbangan domestik untuk memenuhi kebutuhan moda transportasi udara pasar domestik yang masih cukup besar di seluruh wilayah Nusantara," kata Edward, Minggu (5/9/2010) malam.
Selain itu, pengembangan operasi penerbangan ke Bali, Sulawesi Tenggara, dan Kalimantan dimaksudkan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut dan juga turut meningkatkan sektor pariwisata yang selanjutnya akan memperkuat kedaulatan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Diprediksi, load factor (tingkat isian penumpang pesawat) rute-rute baru target penumpang dari semua kalangan (segmen) tersebut akan mencapai 90 persen. "Pengembangan operasi penerbangan rute-rute baru tersebut juga direncanakan dengan penambahan frekuensi penerbangan atau kapasitas pesawat sejalan dengan terus bertambahnya armada baru baik jet maupun propeller," ujar Edward.
Sumber : http://bisniskeuangan.kompas.com/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar