Akibat Abu Merapi, Garuda Mendarat Darurat
Aloysius Aran
Liputan6.com, Batam: Sedikitnya tiga pesawat Garuda dari Jeddah, Arab Saudi tujuan Solo harus mendarat darurat di Bandara Udara Hang Nadim Batam, akibat hujan abu vulkanik gunung Merapi yang dianggap membahayakan jalur penerbangan, Selasa (2/11).
Menurut sumber Garuda, pilot pesawat Airbus 330 dengan nomor GA 6111, GA 6213 dan GA 6013 semula bertugas mengangkut calon jamaah Haji dari Solo, Jawa Tengah. Namun, karena kondisi cuaca memburuk akibat debu vulkanik Merapi menutupi wilayah udara Bandar Udara Adi Sumarno cukup membahayakan membuat pilot memutuskan melakukan pendaratan darurat di Batam. Hingga sore ini, ketiga pesawat masih diparkir di Batam.
Sementara di Solo, ratusan calon haji kloter 64 yang tertunda keberangkatannya sejak Senin kemarin, terpaksa menunggu tanpa ada kepastian jadwal keberangkatan akibat masalah serupa.
Sedangkan Kementerian Perhubungan (Dephub) mengimbau maskapai penerbangan dari dan ke Yogjakarta dan Solo agar lebih waspada pasca erupsi Merapi yang kembali terjadi Senin (1/11). Abu vulkanik kini mencapai ketinggian 20 ribu kaki dan bisa merusak mesin pesawat serta menggangu jarak pandang
Liputan6.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar