Home » , » Garuda Sedang Diuji

Garuda Sedang Diuji

Home > Tiket Pesawat > Domestic > Garuda Indonesia > Garuda Sedang Diuji

TEMPO/FULLY SYAFI

Garuda Sedang Diuji
Koran SI

KREDIBILITAS Garuda Indonesia (GI) betul-betul sedang diuji. Maskapai penerbangan nasional yang kini sedang “haus” pemberitaan positif menjelang penawaran saham perdana (initial public offering) yang diagendakan pada triwulan pertama tahun depan itu justru diperhadapkan masalah serius dengan amburadulnya jadwal penerbangan sejak hari Minggu lalu.

Kejadian memalukan itu sepertinya menghapus kerja keras manajemen selama ini yang sudah mengangkat kinerja GI pada level yang membanggakan, dari posisi selalu merugi hingga mencatatkan keuntungan yang signifikan. Memang, manajemen GI terus bahu-membahu mengatasi masalah yang mengganggu jadwal penerbangan, baik di dalam negeri maupun ke luar negeri.

Gangguan teknis menurut versi manajemen memang harus ditangani dengan cepat sebab bukan hanya merugikan penumpang tetapi juga berbagai aktivitas bisnis yang berhubungan langsung dengan maskapai penerbangan pelat merah itu. Saat ini mulai bermunculan klaim minta ganti rugi atas amburadulnya jadwal penerbangan tersebut yang berdampak buruk pada mitra GI.

Sungguh disayangkan gangguan teknis yang mendera GI, awalnya seperti disembunyikan manajemen. Tanda-tanda adanya masalah di tubuh perusahaan transportasi udara terbesar di negeri ini mulai tercium penumpang sejak Jumat (19/11), sejumlah rute yang selama ini rutin diterbangi Garuda terlihat penumpang hanya dilayani beberapa awak kabin.

Kemudian masalah tersebut meledak pada Minggu (21/11) ketika sejumlah rute penerbangan tak bisa dilayani tepat waktu, ratusan penumpang terlantar, tidak hanya di bandara Soekarno-Hatta dan sejumlah bandara di daerah, tetapi juga bandara di luar negeri yang diterbangi GI.

Belakangan, setelah pembatalan demi pembatalan penerbangan semakin menumpuk, manajemen baru membuka kartu bahwa perusahaan sedang mengaplikasikan sistem baru operasional penerbangan yang terintegrasi (integrated operational control system/IOCS).

Mengutip keterangan VP Corporate Communications GI Pujobroto, perbaikan sistem IOCS nyaris rampung dari sisi perangkat keras maupun perangkat lunak. Namun, di luar dugaan, ada kabel yang copot sehingga sistem tak terkoneksi selama empat jam. “Itu penyebab gangguan yang membuat jadwal penerbangan tidak terintegrasi,” jelasnya.

Penjelasan pihak manajemen GI sah-sah saja. Tetapi, kasus yang telah mencoreng wajah GI di mata penumpang tak bisa dimaafkan begitu saja dengan alasan kabel copot. Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) wajib segera membentuk tim untuk menginvestigasi proses pelaksanaan pergantian sistem tersebut.

Apakah betul karena gangguan teknis semata atau akibat kelalaian karyawan, dan kemungkinan adanya unsur sabotase menjelang IPO? Pemerintah wajib memberi klarifikasi kepada publik untuk menghindari berbagai spekulasi yang berkembang terkait kasus tersebut.

Tengok saja, akibat terganggunya jadwal penerbangan GI, telah menimbulkan berbagai isu panas di tengah masyarakat. Kini mulai dikaitkaitkan antara kekacauan jadwal penerbangan dengan rencana IPO perseroan.

Secara terang-terangan, Wakil Ketua DPR Pramono Anung mempertanyakan ada apa di balik musibah yang menimpa GI, yang biasanya tenang-tenang saja tiba-tiba bergejolak menjelang IPO? Jadi, jangan salahkan masyarakat bila kemudian timbul berbagai spekulasi menanggapi kasus GI, misalnya adanya kecurigaan skenario busuk yang sedang dimainkan pihak-pihak tertentu.

Tujuannya tak lain untuk mengacaukan rencana IPO GI sehingga membuat harga saham perdana maskapai BUMN itu menjadi murah. Munculnya isu seksi tersebut sepertinya memperjelas bahwa para pencoleng BUMN perlu diwaspadai, sebagaimana ditengarai yang terjadi pada pelaksanaan IPO Krakatau Steel yang dinilai telah “disembelih” oleh tangan-tangan yang menggunakan jaringan kekuasaan.

Menanggapi isu tersebut, Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa berkeyakinan bahwa kekacauan jadwal penerbangan GI disebabkan kesalahan teknis sistem yang tidak terintegrasi secara sempurna sehingga tidak akan mengganggu pelaksanaan IPO.

Meski demikian, kita tetap harus waspada. Jangan sampai kasus IPO Krakatau Steel yang disinyalir dibumbui penuh kecurangan juga terjadi pada IPO Garuda Indonesia.(*)

Berita Asal Baca di :
http://suar.okezone.com/read/2010/11/25/279/396854/garuda-sedang-diuji
Share this article :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Paket Tour Wisata - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger