Latest Post

Tampilkan postingan dengan label Batavia Air News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Batavia Air News. Tampilkan semua postingan

Penerbangan di Bandara Syamsudin Noor Ditunda

Home > Tiket Pesawat > Domestic > Batavia Air > Penerbangan di Bandara Syamsudin Noor Ditunda



Laporan Wartawan Banjarmasin Post, Hasby Suhaely

TRIBUNNEWS.COM, BANJARBARU - Ratusan penumpang terpaksa menunggu kepastian jadwal keberangkatan tujuan masing-masing di Bandara Syamsuddin Noor Banjarbaru, Kamis (29/9/2011). Kondisi itu terjadi karena cuaca yang sangat buruk dan kabut asap yang menyelimuti Banjarbaru dan sekitarnya.

Informasi dihimpun, penerbangan yang terpaksa menunda keberangkatan Batavia air (BTV-362) tujuan Jakarta, Lion Air (LNI-321) tujuan Jakarta, Lion Air (LNI-311) tujuan surabaya, Lion Air (LNI-521) tujuan Yogyakarta dan Garuda Indonesia (GIA) tujuan Jakarta.

Hingga sekarang belum ada keterangan resmi dari pihak angkasa pura kapan kelima pesawat tersebut diberangkatkan. "Iya nich terpaksa menunggu pemberitahuan selanjutnya, karena belum bisa terbang. Katanya sich cuaca buruk," ucap seorang penumpang tujuan Jakarta, Abdul. (*)


Sumber:
http://www.tribunnews.com/2011/09/29/penerbangan-di-bandara-syamsudin-noor-ditunda

Batavia Air Buka Rute Medan-Singapura

Home > Tiket Pesawat > Domestic > Batavia Air > Batavia Air Buka Rute Medan-Singapura

Pesawat Batavia Air

JAKARTA--MICOM: Maskapai penerbangan nasional Batavia Air resmi membuka rute Singapura-Medan-Singapura mulai 27 Maret 2011.Rute itu dilayani dengan pesawat Airbus A319 setiap hari.

Pada penerbangan perdana, Minggu (27/3), pesawat dengan nomor penerbangan Y6-866 bertolak dari Singapura pada pukul 16.20 waktu setempat dan mendarat di Bandar Udara Polonia, Medan pada pukul 16.25 WIB. Pesawat itu kemudian kembali terbang ke Singapura pada pukul 17.25 WIB.

"Dengan dibukanya penerbangan dari Medan ke Singapura, akan memberikan alternatif pilihan transportasi bagi masyarakat Medan yang akan berkunjung ke Singapura baik untuk urusan bisnis, wisata, maupun sekolah. Disamping itu kami juga ingin mempromosikan dan memperkenalkan Kota Medan sebagai salah satu tujuan wisata bagi warga Singapura sehingga potensi wisata di daerah ini dapat dikenal lebih luas oleh masyarakat di Singapura," demikian dikatakan Eddy Haryanto, Public Relations Manager Batavia Air, dalam keterangan yang dikirim, Senin (28/3).

Pembukaan rute itu, dilandasi pandangan, Kota Medan adalah kota terbesar ketiga di Indonesia. Medan juga menjadi salah satu pusat bisnis di Pulau Sumatra. Selain itu, Medan berbatasan langsung dengan Selat Malaka, Malaysia, sehingga akses menuju kota-kota di Malaysia dan Singapura sangat dekat. Itu yang membuat Medan menjadi sangat potensial untuk berkembang menjadi pusat perdagangan dan keuangan regional/nasional.

Sedangkan di sektor pariwisata, Danau Toba yang menjadi ikon kota Medan merupakan daya tarik tersendiri bagi kalangan wisatawan domestik dan mancanegara. Batavia Air, lanjut Eddy, melihat hal tersebut sebagai suatu potensi besar yang dapat terus berkembang. (*/OL-2)

Berita Asal Baca di Sumber
http://www.mediaindonesia.com/read/2011/03/29/213760/21/2/Batavia-Air-Buka-Rute-Medan-Singapura

Batavia Air Layani Penerbangan Umroh Langsung dari Bandara Juanda

Home > Tiket Pesawat > Domestic > Batavia Air > Batavia Air Layani Penerbangan Umroh Langsung dari Bandara Juanda

Pesawat Batavia Air

Surabaya - Warga Jatim yang ingin menunaikan ibadah umroh tidak perlu repot lagi jika hendak berangkat ke tanah suci. Pasalnya, Batavia Air sudah menyediakan penerbangan langsung ke Jeddah dari Bandara Juanda, Surabaya.

Batavia Air melakukan penerbangan perdana umrah langsung dari Surabaya ke Jeddah, Saudi Arabia, Jumat (13/3/2011). 300 Jamaah dari Jatim akan berangkat pukul 08.40 WIB dengan pesawat Airbus A330 nomor penerbangan Y6-891 dan diperkirakan tiba pukul 15.20 waktu setempat.

"Saat ini umat muslim yang akan menunaikan ibadah umrah tidak perlu lagi berangkat dari Jakarta. Batavia Air memberikan pilihan kepada jamaah untuk berangkat umrah langsung dari daerah sebagai terobosan baru kami dalam memberikan pelayanan sehingga tidak diperlukan transit terlebih dahulu di Jakarta. Hal ini akan menghemat waktu serta biaya bagi jamaah sehingga menjadi lebih efisien. Semoga para jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan maqbullah," kata H Sukirno Sukarna, Direktur Niaga Batavia Air dalam rilis yang diterima detiksurabaya.com.

Sebelumnya, jelas Sukirno, Batavia Air juga telah melakukan penerbangan umrah dari kota-kota lain langsung ke Jeddah diantaranya Makasar, Balikpapan, Banjarmasin, dan Padang. Antusiasme masyarakat sangat besar dengan terobosan baru dari Batavia Air ini. Bahkan pejabat setempat berharap agar penerbangan langsung umrah ini dapat dilakukan lebih banyak lagi mengingat keinginan masyarakat sangat besar untuk melakukan perjalanan ke tanah suci.

Batavia Air saat ini mengoperasikan lebih dari 170 penerbangan setiap harinya dan melayani 40 kota tujuan di seluruh Indonesia, serta Guangzhou (Cina), Kuching (Malaysia), Singapore, Dili (Timor Leste), Riyadh dan Jeddah (Saudi Arabia). Batavia Air mempunyai 36 armada pesawat yang terdiri dari Boeing 737-300, Boeing 737-400, Airbus A-319, Airbus A-320 dan Airbus A330.

Berita Asal Baca di Sumber
http://surabaya.detik.com/read/2011/03/18/201021/1595939/1066/batavia-air-layani-penerbangan-umroh-langsung-dari-bandara-juanda?881104465

Batavia Air Tolak Disebut Mendaratan Darurat

Home > Tiket Pesawat > Domestic > Batavia Air > Batavia Air Tolak Disebut Mendaratan Darurat

Pesawat Batavia Air

Batavia Air Tolak Disebut Mendaratan Darurat

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Pesawat Batavia Air Rute Jakarta-Malang bernomor penerbangan Y-6243 yang mengalami masalah di kokpit itu terbang dari Bandara Internasional Soekarno - Hatta dan dijadwalkan sekitar pukul 12.20 WIB mendarat di Bandara Abd Saleh Malang. Namun belum genap sejam di udara, tepatnya pada ketinggian 33.000 kaki, pesawat mengalami gangguan tekanan di kokpit. Akibatnya suhu di ruang kemudi itu tidak stabil.

Akhirnya sang pilot memutuskan mengalihkan pendaratan ke Bandara Internasional Juanda Surabaya dan landing pukul 11.58 WIB. "Pesawat divert di Surabaya karena lebih dekat ke Juanda daripada meneruskan perjalanan ke Malang," kata Airport Duty Manager Juanda, Mulyono kepada Surya.

Menurut Mulyono, pendaratan pesawat berlangsung mulus karena ketika mau mendarat cuaca di langit Sidoarjo kondisinya normal dengan jarak pandang mencapai 1.000 meter. "Kondisi tersebut cukup aman untuk melakukan pendaratan," jelasnya.

Penyebab pendaratan darurat terjadi penurunan tekanan udara di ruang kabin (kokpit) pesawat. Perubahan tersebut menyebabkan udara yang biasanya dingin, tiba-tiba meningkat dan terasa pengap atau sumuk. Dalam kondisi tersebut, jika penerbangan diteruskan ke Bandara Abdurrahman Saleh Malang bisa berbahaya.

Petugas Airport Duty Manager (ADM) Bandara Juanda Mulyono mengatakan, pesawat Batavia Air yang mendarat darurat (istilah dalam penerbangan melakukan divert - mengalihkan pendaratan, Red) membawa 132 orang penumpang dewasa, tujuh anak-anak, dan empat bayi.

Setelah mendarat darurat, pesawat kemudian parkir di apron nomor 20. Hingga Jumat petang pesawat masih terlihat di apron. Karena belum ada kepastian kapan perbaikan pesawat selesai dilakukan, para penumpang akhirnya oleh pihak maskapai melanjutkan perjalanan ke Malang melalui jalur darat dengan menggunakan bus. "Berangkat dari Bandara pada pukul 14.00 WIB," jelas Mulyono.

Untuk penyebab pasti pendaratan darurat? Mulyono mengaku tidak mengetahui. "Masalah itu, silahkan tanya langsung administratur Bandara," sarannya. Namun dari informasi yang disampaikan menara control, pesawar Batavia Air mendarat darurat karena adanya tekanan di ruang kabin. uji

Public Relation Manager Batavia Air Eddy Haryanto mengakui pesawatnya tujuan Malang melakukan pendaratan di Juanda Surabaya. Meski demikian, ia menolak disebut mendarat darurat. Pilot Batavia Air hanya melakukan pengalihan pendaratan atau yang biasa disebut divertion untuk keselamatan penerbangan.

"Bukan mendarat darurat. Hanya pengalihan pendaratan, dan proses pendaratan pun normal. Hal itu dilakukan pilot karena adanya gangguan pada pressurize system," ungkap Eddy.

Diakuinya, perubahan drastis pada tekanan udara di kokpit memang rawan terjadi dan hal itu jamak terjadi pada penerbangan. Hanya saja, jika tidak segera dilakukan penyelamatan, udara dalam pesawat tertekan dan oksigen berkurang. "Oleh karena itu harus segera turun ke safe altitude dan landing di bandara terdekat," ungkap Eddy.

Sebagai wujud pertanggungjawabannya, pihaknya pun langsung mengerahkan dua bus charteran guna mengangkut seluruh penumpang ke Malang.

Sementara itu, District Manager Batavia Air Malang, Pungki Suprapto mengatakan, pendaratan Batavia Air di Bandara Juanda memang mendesak demi keselamatan penumpang.

"Sebenarnya, pada ketinggian penerbangan saat itu, masih aman-aman saja untuk penumpang, tapi alangkah baiknya mendarat guna keselamatan penumpang dan mengecek kerusakan yang terjadi," jelasnya.

Berita Asal Baca di Sumber
http://www.tribunnews.com/2010/12/18/batavia-air-tolak-disebut-mendaratan-darurat

Lagi, Batavia Air Rusak Mendarat Darurat

Home > Tiket Pesawat > Domestic > Batavia Air > Lagi, Batavia Air Rusak Mendarat Darurat

KOMPAS.com/yuli
Pesawat milik Batavia Air.

Lagi, Batavia Air Rusak Mendarat Darurat

MALANG, KOMPAS.com - Pesawat Batavia Air dari Jakarta menuju Malang, Jawa Timur, mendarat darurat di Bandar Udara Internasional Juanda, Surabaya, Jumat (17/12/2010) pukul 11.58 WIB.

Menurut seorang penumpangnya, Gunawan Wibisono, pendaratan darurat itu akibat kokpit pesawat rusak. Kerusakan berdampak menurunannya tekanan suhu udara dan berkurangnya kadar oksigen di dalam pesawat.

Pesawat mengalami kerusakan saat berada di ketinggian 33 ribu meter. “Saat itu pilot memberi informasi, 'emergency, emergency',” kata Gunawan Wibisono.

Setelah ada pemberitahuan pesawat mengalami kerusakan, pramugari memberikan petunjuk untuk penggunaan masker oksigen di pesawat. Penumpang mengikuti petunjuk awak pesawat dan berusaha tenang.

“Pilot dan pramugari memberitahu pada penumpang untuk tenang, dan suasana dalam pesawat pun tenang saat mengikuti intruksi pramugari,” tambah penumpang yang duduk di kursi 12F ini.

Saat pesawat mengalami kerusakan ini, semua peralatan darurat seperti oksigen berfungsi dengan baik. Saat itu juga, pramugari menginstruksikan semua penumpang untuk menggunakan masker oksigen guna membantu pernafasan.

Dikatakan Gunawan, pesawat dengan nomor penerbangan Y6243 ini berangkat dari Jakarta pukul 10.20 WIB, lalu menurunkan ketinggian pada 13.000 meter. Katanya, untuk mengurangi tekanan udara dan menghindari kadar oksigen yang semakin tipis apabila tetap di ketinggian 33.000 meter.

“Kondisi ini berlangsung cukup lama, mulai dari memakai masker oksigen hingga turun di landasan Juanda sekitar 15 menit,” jelasnya lagi.

Saat turun dari ketinggian 33.000 kaki sampai 13.000 kaki, tidak ada guncangan yang dirasakan penumpang. "Keadaan ini pun dirasakan penumpang saat pesawat mendarat di Bandara Juanda dari ketinggian 13.000 kaki,” ujar Gunawan.

Setelah pesawat mendarat di Juanda, lalu dibawa ke terminal pesawat. Ada pemandam kebakaran dan ambulans yang mengiringi di belakang pesawat. Setelah itu, penumpang didata sesuai dengan oleh petugas penerbangan. Penumpang pun menunjukkan boarding pass.

Setelah didata, ada pengumuman bahwa penumpang dialihkan melalui jalur darat dari Surabaya ke Malang dengan bus. Penumpang pun sempat diberikan makanan ringan selama menunggu pemberangkatan ke Malang.

Saat di bandara, pilot juga memberitahu pada penumpang bahwa biasanya kejadian seperti ini tidak ada yang selamat. “Keselamatan ini bukan karena pilot yang hebat, tetapi karena kehendak Tuhan,” kata Gunawan menirukan sang pilot.

“Saya salut pada pilotnya,“ tambah pria asli Malang ini. Pada pukul 13.00, penumpang pesawat dibawa ke Malang dengan dua bus besar dan satu bus ukuran sedang.

Gunawan datang ke Malang bersama temannya Timbul Silitonga yang duduk di kursi 12D. Rombongan tiba di Malang pukul 16.00 WIB. Penumpang langsung dijemput oleh sanak saudaranya.

Mendesak

Sementara itu, District Manager Batavia Air Malang, Pungki Suprapto, mengatakan, pendaratan Batavia Air di Bandara Juanda memang mendesak demi keselamatan penumpang.

“Sebenarnya, pada ketinggian penerbangan saat itu, masih aman-aman saja untuk penumpang, tapi alangkah baiknya mendarat guna keselamatan penumpang dan mengecek kerusakan yang terjadi,” jelasnya.

Dikatakan, akibat kerusakan pesawat tersebut, penumpang dari Malang ke Jakarta juga berangkat terlambat. Sebanyak 120 penumpang yang semestinya berangkat pukul 12.15 WIB harus berangkat pukul 17.00 WIB. Itu pun mereka juga diantar bus ke Bandara Juanda. (st20)

Berita Asal Baca di Sumber
http://regional.kompas.com/read/2010/12/18/01045063/Lagi..Batavia.Air.Rusak.Mendarat.Darurat-3

Batavia Air Kembali Terbang

Home > Tiket Pesawat > Domestic > Batavia Air > Batavia Air Kembali Terbang

Batavia Air Kembali Terbang

Perbaikan terhadap kerusakan sendiri telah dilakukan oleh pihak maskapai di bawah pengawasan Direktorat Kelayakan Udara dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKUPPU) Republik Indonesia kemarin (8/12).

Akibat insiden tersebut Pesawat mengalami kerusakan di bagian sayap Pesawat yakni kebocoran sepanjang lebih kurang 30 cm pada pelapis luar sayap Pesawat, namun tidak mengenai bagian dalam dari sayap Pesawat tersebut. Struktur lampu Pesawat yang terdapat di bagian sayap serta organ lain di dalam sayap tidak mengalami kerusakan apapun.

Kepala Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu M. Budi Kuntjoro, S.IP, MSi mengatakan masyarakat tidak perlu khawatir dengan kejadian tersebut sebab segala persoalan teknis Pesawat sudah teratasi.

Saat ini Pesawat Batavia Air sudah diperbaiki, sebenarnya kerusakan Pesawat tidak terlalu berat namun dalam aturan penerbangan kondisi Pesawat tidak layak terbang sebelum ada perbaikan dan sebelum mendapat legalitas dari pihak DKUPPU, sebab dengan adanya kebocoran tersebut maka keseimbangan badan Pesawat akan terganggu dan dapat berakibat fatal bagi Pesawat tersebut kata Budi.

Secara teknis kondisi Pesawat tersebut tidak mengalami kendala apapun namun dikatakan oleh Budi saat ini pihak Bandara serta Maskapai masih menunggu hasil keputusan dari pihak DKUPPU untuk memberikan legalitas formal bagi nasib pesawat Boeing tersebut .

Hari ini (kemarin,red) setelah dilakukan pengecekan oleh Kapten Win dari DKUPPU yang akan melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi Pesawat,dan hasilnya Pesawat tersebut tidak mengalalmi kerusakan pada bagian dalam sayap, hanya bagian luar saja yang terkelupas tambah Budi.

Setelah dilakukan pengecekan oleh pihak DKUPPU Pesawat tersebut segera diterbangkan ke Jakarta . Dari pihak maskapai juga sudah melaporkan kondisi Pesawat dan nanti akan diterbangkan 60 orang penumpang dengan Pesawat tersebut,serta Pesawat reguler akan mengankut 145 orang penumpang kata Budi.

Dijelaskan juga oleh Budi secara umum saat ini kondisi penerbangan di Bandara Fatmawati Soekarno berlangsung secara efektif tanpa mengalami kendala apapun.

Meskipun kondisi landasan pacu yang masih sempit namun pelayanan kesalamatan dan kenyaman penumpang tetap optimal terutama pasca kejadian senggolan antara Pesawat Batavia Air dengan tangga penumpang kemarin.

Siap Layani Garuda

Dibagian lain Budi mengatakan saat ini Bandara Fatmawati Soekarno sudah siap untuk menjadi terminal bagi pesawat Boeing series 800 Maskapai Garuda Indonesia.

Sebelumnya Budi mentargetkan maskapai tersebut dapat melayani kebutuhan transportasi masyarakat Bengkulu sebelum pelaksanaan event MTQ kemarin.

Saya mentargetkan sebelum MTQ kemarin Garuda Indonesia sudah beroperasi di Bandara Fatmawati Soekarno. Namun saat itu kendalanya adalah dari pihak Garuda Indonesia belum siap dari segi awak penerbangannya, kata dosen Sekolah Penerbangan ini.

Kesiapan tersebut diantaranya saat ini pihak bandara telah menyediakan counter untuk maskapai Garuda Indonesia, selain itu kondisi landasan pacu juga sudah diperbaiki berikut dengan lampu penerbangan yang sudah disiapkan.

Tentang waktu resminya maskapai garuda dapat dinikmati oleh masyarakat bengkulu Budi belum bisa menjanjikan.

Saat ini pihak kita tinggal menunggu kesiapan dari

pihak Garuda Indonesia, kalau persiapan di Bandara sudah maksimal, kita berharap ini akan cepat sehingga mobilitas masyarakat Bengkulu dapat semakin baik dengan didukung oleh banyak maskapai, selain itu untuk meningkatkan pelayanan penerbangan di Bengkulu kita mentargetkan 2017 mendatang terminal Pesawat sudah bisa berfungsi di Bumi Ayu yang sudah siap lahan sebanyak 24 hektar disana dengan terminal yang besar maka seluruh maskapai diharapkan bisa masuk ke Bengkulu terang Kepala Bandara yang akan mengakhiri jabatannya 31 Desember 2010 ini.(cw3)

Berita Asal Baca di :
http://www.bengkuluekspress.com/ver3/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&cid=19&artid=24657

Mendung, Pesawat Batavia ke Surabaya Terguncang Hebat

Home > Tiket Pesawat > Domestic > Batavia Air > Mendung, Pesawat Batavia ke Surabaya Terguncang Hebat

Mendung, Pesawat Batavia ke Surabaya Terguncang Hebat

TRIBUN-TIMUR.COM -- Perjalanan dari Makassar ke Jakarta transit di Surabaya via Batavia Air, sungguh mendebarkan. Sejak pagi, hujan mengguyur Kota Makassar dan sekitarnya dan awan hitam menggantung di angkasa.

Saat takeoff, pesawat Batavia Air dengan nomor penerbangan Y6646, berjalan lancar. Pesawat terbang dengan sempurna.

Namun ketika memasuki 15 menit pertama penerbangan, cuaca buruk mulai menyergap. Pilot memerintahkan kepada seluruh penumpang untuk memasang seat belt karena cuaca terus memburuk. Pesawat sempat terguncang selama kurang lebih 15 menit.

Beberapa penumpang langsung terhenyak dan memilih diam di kursi.Pramugari hilir mudik meminta kepada penumpang agar tidak berdiri dari tempat duduknya dan tetap mengencangkan sabuk pengaman.

Di tengah guncangan Pesawat di atas udara, penumpang yang duduk di kursi paling belakang dikejutkan oleh suara dari penutup bagasi yang terbuka.

Sementara itu, di luar terlihat awan hitam menggumpal dan Pesawat seolah berada di tengah pusaran awan hitam.

Beruntung, suasana ini tak berlangsung lama. Selang beberapa menit kemudian, Pesawat berpenumpang 100 lebih ini kemudian berhasil keluar dari gumpalan awan dan cuaca pun berangsur normal.

Ketika pesawat terguncang, bayangan akan peristiwa ngeri saat Pesawat jatuh tiba-tiba terlintas di benak. Termasuk mengingat peristiwa hilangnya Pesawat Adam Air di periaran Majene, Sulawesi Barat awal 2005 lalu.

Pun ketika Pesawat akan landing di Bandara Juanda Surabaya, cuaca buruk juga menyergap. Pesawat sempat berputar beberapa saat lamanya menunggu waktu yang tepat untuk mendarat.

Setiba di Bandara, senyum bahagia tersungging dari para penumpang. Mereka bergegas turun dari pesawat sambil membawa cerita menegangkan di udara.(*)

Berita Asal Baca di :
http://www.tribun-timur.com/read/artikel/140212/Mendung_Pesawat_Batavia_ke_Surabaya_Terguncang_Hebat

Batavia Incar Wisatawan Saudi

Home > Tiket Pesawat > Domestic > Batavia Air > Batavia Incar Wisatawan Saudi

Batavia Incar Wisatawan Saudi

JAKARTA - Maskapai penerbangan swasta nasional, Batavia Air serius menggarap pasar penerbangan Timur Tengah, utamanya Arab Saudi. Sejak membuka jalur penerbangan ke wilayah itu 23 Mei 2010 lalu, tingkat isian penumpangnya berkisar 80-100 persen.

"Kita sudah buka penerbangan regular setiap hari ke Jeddah sejak 23 Mei lalu. Jatah yang diberikan Saudi sembilan kali seminggu tapi baru kita pakai tujuh kali seminggu," ujar Vice President Middle East & Hajj Batavia Air, Sukirno Sukarna saat dihubungi kemarin. Pihaknya mengaku tidak mendapat kesulitan membuka kantor cabang di Jeddah.

Selain menyediakan pesawat Airbus 330 untuk operasional pulang pergi Jeddah-Jakarta, Batavia Air juga perlu mendirikan kantor cabang untuk penjualan tiket dan lain sebagainya. "Tidak begitu sulit. Setelah mendapat izin dari pemerintah Saudi kita langsung sewa kantor, buka account (rekening bank) dan persiapkan SDM (sumber daya manusia)-nya," kata dia.

Untuk petugas-petugas ground handling (penanganan bagasi) Batavia menjalin kerjasama dengan perusahaan setempat. Ada tiga perusahaan ground handling di Arab Saudi yaitu Attar, National Handling Services dan Saudi Airlines. "Kalau sediakan petugas ground handling sendiri biayanya terlalu besar. Kita pakai Attar karena harganya lebih kompetitif," tuturnya.

Beberapa bulan pertama buka rute ke Arab Saudi, penerbangan Batavia Air langsung laris. Buktinya tingkat isian penumpang (load factor) dari Jeddah selalu diatas 80 persen. Bahkan, di musim liburan lalu load factor mencapai 100 persen. "Orang Arab yang biasanya liburan ke Malaysia, sekitar 40 persen dapat kita bawa ke Indonesia karena promosi wisata kita," lanjutnya.

Dalam berpromosi, Batavia Air menggandeng perusahaan tour&travel di Arab Saudi untuk menawarkan paket wisata ke sejumlah kota di Indonesia seperti, Jakarta, Bandung, Bali dan lain sebagainya. "Mereka lebih suka ambil paket liburan supaya tidak ribet cari hotel di Indonesia. Paling banyak ke Jakarta, Bali mereka kurang suka karena banyak patung," cetusnya.

Di Jakarta, kebanyakan wisatawan Arab Saudi gemar mengunjungi tempat-tempat bersejarah seperti museum atau tempat wisata kebun binatang seperti taman safari. Maklum, di negeranya tidak banyak hewan yang bisa dilihat kecuali onta. Pada saat musim liburan, penumpang Batavia Air dari Jeddah 60 persennya adalah orang Saudi. "Saya optimis Saudi bisa kita garap, karena mereka sudah bosan lihat Malaysia," tegasnya.

Indonesia, menurut Sukirno, lebih bisa dijual karena memiliki berbagai tujuan wisata dan budaya. Sayangnya, hingga saat ini promosi wisata yang dilakukan pemerintah Indonesia ke negeri petrodolar itu sangat kurang. Oleh sebab itu, Batavia Air memutuskan untuk melakukan promosi sendiri. "Kita sebarkan brosur, beriklan, dan ikut pameran-pameran wisata," jelasnya. (wir)

Berita Asal Baca di :
http://www.jpnn.com/read/2010/12/08/79021/Batavia-Incar-Wisatawan-Saudi-

300 Jemaah Haji Non Kuota Samarinda Sewa Pesawat Batavia Air

Home > Tiket Pesawat > Domestic > Batavia Air > 300 Jemaah Haji Non Kuota Samarinda Sewa Pesawat Batavia Air

Sejumlah jemaah haji yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter I) melakukan sujud syukur saat tiba di Bandara Polonia Medan, Sumut, Minggu (21/11). Sebanyak 454 jemaah haji kelompok terbang (kloter I) asal Labuhan Batu tiba di Tanah Air dengan selamat melalui Bandara Polonia. ANTARA/Septianda Perdana

300 Jemaah Haji Non Kuota Samarinda Sewa Pesawat Batavia Air

TEMPO Interaktif, Samarinda: Sebanyak 300 jemaah haji non kuota asal Samarinda, Kalimantan Timur menyewa pesawat Batavia Air rute Madinah-Balikpapan. Mereka tiba tepat waktu, pukul 12.00 WITA di GOR Segiri Samarinda, Rabu (8/12).

Dua jam sebelum kedatangan para jemaah, ratusan sanak keluarga telah berkumpul di halaman parkir GOR Segiri. Sebelumnya mereka telah mendapatkan kabar dari Yayasan Arrekhlah Samarinda soal kedatangan jemaah. "Jam 03.00 WITA kami tiba di Bandara Sepinggan Balikpapan," kata Ambo Dalle, Ketua Rombongan Haji, Rabu (8/12).

Menurut dia, rombongan kali ini jemaah tertua berusia 82 tahun tiba dengan selamat. Begitu pula dengan dua jemaah yang mengidap penyakit bawaan, sesak napas dan jantung juga bisa tiba ke tanah air bersama rombongan. "Tapi keduanya dijemput keluarga mulai dari Balikpapan," ujar Ambo.

Kedatangan rombongan ke Samarinda dibagi enam bus. Sampai di Samarinda, para jemaah langsung diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing.

Ambo mengungkapkan rombongan haji kali ini selama 32 hari lebih lama dari biasanya 25 hari. Dalam rentang waktu tersebut, para rombongan telah berziarah ke seluruh lokasi haji di Arab Saudi.

FIRMAN HIDAYAT
Berita Asal Baca di :
http://www.tempointeraktif.com/hg/wartahaji_berita_mutakhir/2010/12/08/brk,20101208-297553,id.html

Batavia dan Lion Air Alami Lonjakan Penumpang

Home > Tiket Pesawat > Domestic > Batavia Air > Batavia dan Lion Air Alami Lonjakan Penumpang

TRIBUNNEWS.COM/ISMUNADI
Penumpang membeli tiket di loket Garuda Indonesia, Jakarta, Senin (22/11/2010)

Batavia dan Lion Air Alami Lonjakan Penumpang
Laporan Wartawan Tribunnnews.com, Hendra Gunawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengalihan penumpang dari Garuda Indonesia meningkatkan isian penumpang maskapai lain. Tetapi secara nasional hal tersebut secara signifikan tak terlalu dirasakan oleh maskapai lainnya.

Batavia Air misalnya, mengaku harus mengerahkan Airbus A330-200 untuk penerbangan ke Padang, Sumatera Barat.

"Kita ganti dari Boeing 737-400 jadi Airbus A330 sampai tiga kali, karena permintaan cukup besar untuk rute ini. Namun rute lainnya tidak terlalu besar," kata Manajer Humas Batavia, Eddy Heryanto di Jakarta, Rabu (24/11/2010).

Eddy menjelaskan, penerbangan lainnya tidak mengalami kenaikan yang cukup besar, sehingga pihaknya tidak mengganti pesawat dengan kapasitas yang lebih besar. "Kalau secara nasional mungkin ada kenaikan load factor sekitar 5 persen pada dua hari terakhir," tandasnya.

Sementara Lion Air menyatakan ada sedikit lonjakan penumpang untuk beberapa rutenya. Lonjakan terjadi pada rute Jakarta-Surabaya, Jakarta-Solo dan Jakarta-Palembang.

"Pengaruhnya sedikit, mungkin kurang dari tiga persen karena penumpangnya menyebar ke maskapai lainnya juga," kata Direktur Umum Lion Edward Sirait.

Lelaki yang akrab dipanggil Edo ini mengatakan, penutupan reservasi yang dilakukab oleh Garuda selama dua hari, yaitu tanggal 23 dan 24 November pengaruhnya sudah kecil.

Karena rata-rata penumpang Garuda membeli tiket lebih dari tiga hari sebelumnya. Menurutnya, tingkat isian Lion selama ini antara 80 hingga 90 persen dan isian saat ini juga sama.

Berita Asal Baca di :
http://www.tribunnews.com/2010/11/24/batavia-dan-lion-air-alami-lonjakan-penumpang

Lion & Batvia belum layani rute Yogya

Home > Tiket Pesawat > Domestic > Lion Air > Lion & Batvia belum layani rute Yogya



Lion & Batavia belum layani rute Yogya

Oleh: Raydion Subiantoro

JAKARTA: Lion Air dan Batavia belum akan mengoperasikan kembali penerbangan dari Jakarta ke Yogyakarta meskipun Bandara Adisutjipto telah dinyatakan dibuka sejak kemarin.

Sekretaris Perusahaan PT Angkasa Pura II Hari Cahyono mengatakan Lion akan memulai kembali penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta (Jakarta) ke Yogyakarta mulai 26 November 2010.

Sementara itu, kata dia, Batavia bahkan baru pada awal Desember kembali aktif melayani penerbangan Jakarta-Yogyakarta.

"Setelah kami melakukan koordinasi dan konfirmasi, Lion dan Batavia belum dalam waktu dekat terbang ke Yogyakarta. Sementara, Garuda mulai hari ini sudah kembali mengoperasikan penerbangannya ke Yogyakarta," jelasnya hari ini.

Dia juga menuturkan bahwa Sriwijaya Air hari ini juga sudah menerbangi Jakarta-Yogyakarta, namun baru satu penerbangan yakni SJ 230 yang berangkat pukul 13.20 WIB.

Maskapai lain yang sudah mengoperasikan kembali penerbangan dari dan ke Yogyakarta pada hari ini adalah Garuda Indonesia dan Indonesia AirAsia. (sut)

Berita Asal Baca di :
http://web.bisnis.com/sektor-riil/transportasi/1id220549.html

Batavia pastikan terbang ke Dili 10 Desember 2010

Home > Tiket Pesawat > Domestic > Batavia Air > Batavia pastikan terbang ke Dili 10 Desember 2010

Batavia pastikan terbang ke Dili 10 Desember 2010

JAKARTA. PT Metro Batavia memastikan akan melayani penerbangan Denpasar-Dili mulai 10 Desember 2010. Direktur Niaga Batavia Air Hasudungan Pandiangan mengaku sudah mengantongi semua perizinan untuk membuka rute baru tersebut baik dari otoritas penerbangan Indonesia maupun Timor Leste.

"Izin sudah kami selesaikan Minggu lalu untuk penerbangan daily. Rencananya kami akan melayani rute tersebut mulai 10 Desember 2010 menggunakan Airbus A319 berkapasitas 144 kursi. Sehingga kalau di total kami mendapatkan 1.008 kursi per Minggu ke Dili," kata Hasudungan, Kamis (18/11).

Meskipun masih enggan menyebutkan berapa tarif penerbangan ke Dili, namun Hasudungan memastikan tarifnya masih lebih rendah daripada maskapai lain yang juga akan melayani rute tersebut.

Seperti diketahui, PT Merpati Nusantara Airlines juga ditunjuk Kementerian Perhubungan untuk melayani rute Denpasar-Dili. Tonny Aulia Achmad, Executive Vice President Commercial Merpati pernah menyebut maskapainya akan menggunakan Boeing 737-300 berkapasitas 138 kursi untuk rute tersebut dengan frekuensi penerbangan setiap hari sekali. Merpati sendiri sebenarnya sudah melayani Denpasar-Dili secara carter dengan tarif US$ 348 PP per penumpang.

Selain itu, Merpati juga sedang mengkaji rute Ujung Pandang-Dili dan Darwin-Kupang-Dili. Namun untuk rute terakhir, masih menunggu hak angkut kelima yang sedang dibahas Pemerintah Indonesia dan Australia.

Sementara terkait rencana maskapainya membuka penerbangan ke Australia, Hasudungan berharap bisa melayani penerbangan ke Perth berbarengan dengan dibukanya rute ke Dili.

"Sehingga nanti rutenya Denpasar-Dili-Perth. Lalu ada juga penerbangan ke Sydney, Melbourne dan Brisbane. Tetapi sampai saat ini kami masih menunggu persetujuan dari otoritas penerbangan Australia CASA karena masih ada empat syarat yang belum kami penuhi," katanya. Batavia akan menggunakan Airbus A320 untuk rute tersebut.

"Untuk penerbangan ke Australia kami mendapat jatah 2.100 kursi dari Pemerintah Indonesia untuk penerbangan ke empat kota tersebut. Terdiri dari lima kali penerbangan menggunakan A320 berkapasitas 180 kursi dan empat kali menggunakan A330 kapasitas 300 kursi. Semua rencananya dilakukan Desember, tetapi skenario terburuk kemungkinan dilakukan sebelum Natal," katanya.

Berita Asal Baca di :
Sumber berita Asal di : industri.kontan.co.id

Batavia terbangkan rombongan Haji Plus

Home > Tiket Pesawat > Domestic > Batavia Air > Batavia terbangkan rombongan Haji Plus

Batavia terbangkan rombongan Haji Plus

Oleh: Bunga Dewi Kusuma

BALIKPAPAN: Batavia Air melakukan pelepasan perdana rombongan calon jemaah haji paket Haji Plus langsung dari Balikpapan ke Jeddah, Saudi Arabia untuk jamaah yang berasal dari Kalimantan Timur hari ini.

Untuk mengangkut calon jamaah, Batavia Air telah menyiapkan pesawat berbadan lebar Airbus A330. Rombongan berangkat pukul 04.05 WIB dari Bandara Sepinggan Balikpapan.

“Pelepasan pengangkutan calon jamaah Haji Plus ke tanah suci ini merupakan penerbangan perdana dari Balikpapan,” ujar Direktur Niaga Batavia Air, H. Pandiangan.

Sebelumnya, rombongan calon jamaah haji ini sudah dilepas secara resmi oleh Gubernur Kalimantan Timur di Samarinda.

Selanjutnya, mereka melakukan perjalanan darat ke Balikpapan untuk kemudian terbang langsung ke Jeddah, Saudi Arabia.

Batavia Air saat ini mengoperasikan lebih dari 170 penerbangan setiap harinya dan melayani 40 kota tujuan di seluruh Indonesia, serta Guangzhou (Cina), Kuching (Malaysia), Singapura, Riyadh dan Jeddah (Saudi Arabia).

Batavia Air mempunyai 37 armada pesawat yang terdiri dari Boeing 737-300, Boeing 737-400, Airbus A-319, Airbus A-320, dan Airbus A330. (sut)

Sumber : web.bisnis.com

Akhirnya, Batavia Air Angkut Haji

Home > Tiket Pesawat > Domestic > Batavia Air > Akhirnya, Batavia Air Angkut Haji

Akhirnya, Batavia Air Angkut Haji

JAKARTA, tribunkaltim.co.id - Batavia Air melakukan pelepasan perdana Haji Plus langsung dari Balikpapan ke Jeddah, Arab Saudi Senin (8/10/2010). Sebanyak 300 jamaah dari Provinsi Kalimantan Timur diangkut pesawat berbadan lebar Airbus A330.

”Pelepasan pengangkutan calon jamaah Haji Plus ke tanah suci ini merupakan penerbangan perdana dari Balikpapan. Sebelumnya Batavia Air juga sudah menerbangkan calon jamaah Haji Plus yang lain dari Bandara International Soekarno – Hatta mulai tanggal 27 Oktober 2010 kemarin. Alhamdulillah Batavia Air dipercaya untuk mengangkut calon jamaah Haji Plus dari Provinsi Kalimantan Timur ini," sebut Direktur Niaga Batavia Air H. Pandiangan.

Batavia Air saat ini mengoperasikan lebih dari 170 penerbangan setiap harinya dan melayani 40 kota tujuan di seluruh Indonesia, serta Guangzhou (Cina), Kuching (Malaysia), Singapore, Riyadh dan Jeddah (Saudi Arabia). Batavia Air mempunyai 37 armada pesawat yang terdiri dari Boeing 737-300, Boeing 737-400, Airbus A-319, Airbus A-320 dan Airbus A330. (kompas.com)

Sumber : tribunkaltim.co.id

Merpati dan Batavia Air Layani Rute Denpasar-Dili

Home > Tiket Pesawat > Domestic > Merpati Nusantara > Merpati dan Batavia Air Layani Rute Denpasar-Dili

Penumpang Merpati Terlantar Delapan Jam
Pesawat Merpati/ilustrasi. (ANTARA/Lukisatrio)

Merpati dan Batavia Air Layani Rute Denpasar-Dili

TEMPO Interaktif, Jakarta - Indonesia akan melayani rute penerbangan berjadwal dari Denpasar menuju Dili sebanyak 14 kali dalam seminggu. Maskapai penerbangan Merpati Nusantara Airlines dan maskapai Batavia Air ditunjuk untuk melayani rute tersebut.

Merpati Airlines sudah terlebih dahulu melayani tujuh kali penerbangan charter dalam seminggu dari Denpasar menuju Dili dengan menggunakan pesawat Boeing 737 seri 300 berkapasitas 138 kursi. "Sekarang kan sudah menjadi reguler flight, nanti kami akan buat menjadi 10 kali penerbangan," ujar Tonny Aulia Achmad, Executive Vice President Commercial Merpati usai penandatanganan MoU Indonesia dan Timor Leste Bidang Transportasi Udara, hari ini.

Harga tiket untuk rute Denpasar-Dili pulang pergi US$ 348 per penumpang. Menurut Tonny, rute Denpasar-Dili tingkat keterisian kursi (load factor) rata-rata mencapai 85 persen dimana sebesar 60 persennya adalah penumpang bisnis. "85 persen itu baik berangkat ataupun kembali. Bahkan kalau weekend load factornya bisa 100 persen."

Dia menambahkan, nantinya Merpati akan membuka rute baru dari Kupang menuju Dili sebanyak 2 kali perjalanan dalam seminggu menggunakan pesawat MA 60 yang memiliki kapasitas 50 kursi. "Direncanakan sebelum Natal sudah bisa jalan. Karena kalau naik bis bisa sampai 12 jam, sedangkan dengan pesawat 50 menit sudah sampai. Harga lebih murahlah," ungkapnya.

Selain rute tersebut Merpati juga sedang mengkaji dua rute lainnya yaitu Ujung Pandang-Dili dan Dili-Kupang-Darwin. Sebab Timor Leste mempunyai kedekatan emosional dengan wilayah Timur Indonesia. Namun untuk rute terakhir, masih menunggu kesepakatan fith freedom rights yang dibahas antara Pemerintah Indonesia dan Australia. Kedua rute tersebut juga akan dilayani menggunakan pesawat MA 60.

"Merpati sudah memesan 13 unit pesawat MA 60 dan mulai November ini akan datang tiga pesawat. Tiap bulan direncanakan datang 3 pesawat baru," kata Tonny.

Sementara itu, Batavia Air sedang dalam proses mengurus perizinan untuk rute penerbangan Denpasar-Dili yang direncanakan bisa mulai beroperasi pada Desember 2010 ini dengan menggunakan pesawat Airbus A319 berkapasitas 144 kursi.

"Saat ini perizinannya sedang kami urus dari Kementerian Perhubungan dan otoritas penerbangan Timor Leste," jelas Hasudungan Pandiangan, Direktur Niaga Batavia Air. Harga tiket Batavia dipastikan lebih murah ketimbang Merpati Airlines.

Batavia Air, kata Hasudungan, akan membidik empat segmen penumpang yaitu siswa, pelaku bisnis, keluarga serta wisatawan. "Di sana pasarnya tumbuh dan masih ada market yang belum kami kelola," ujarnya.

ROSALINA

Sumber : Tempo

Batavia Air optimistis dapat tambahan kursi ke Australia

Home > Tiket Pesawat > Domestic > Batavia Air > Batavia Air optimistis dapat tambahan kursi ke Australia

Ilustrasi
http://yiskandar.files.wordpress.com/

Batavia Air optimistis dapat tambahan kursi ke Australia
Oleh: Raydion Subiantoro

JAKARTA: Batavia Air optimistis mendapatkan 2.108 seat kursi tambahan di rute penerbangan Indonesia-Australia dari total yang disepakati kedua negara sebanyak 4.000 kursi per minggu.

Direktur Niaga Batavia Air Hasudungan Pandiangan mengungkapkan sebanyak 1.260 kursi per minggu digunakan di penerbangan setiap hari (daily) rute Denpasar-Perth menggunakan pesawat Airbus 320 mulai 10 Desember 2010.

Sisanya sebanyak 848 kursi per minggu, kata dia, dimanfaatkan di rute Denpasar-Sydney-Melbourne menggunakan Airbus 330.

“Denpasar-Sydney-Melbourne kemungkinan pada kuartal I/2011. Rute itu bisa dilakukan karena adanya perjanjian koterminalisasi, yaitu kami hanya boleh mengangkut penumpang dari Denpasar ke Sydney dan Melbourne, dan sebaliknya,” jelasnya kepada Bisnis hari ini.

Hasudungan mengatakan pihaknya cukup optimistis berbisnis di rute Indonesia-Australia karena pasar yang terus tumbuh35%-43% per tahunnya dipicu bergeliatnya sektor pariwisata dan juga pendidikan antarkedua negara.

Namun demikian, saat dihubungi terpisah, Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Herry Bakti Singayuda Gumay menegaskan pendistribusian sebanyak 4.000 kursi tambahan per minggu belum bisa dipastikan ke maskapai mana saja.

“Izin melayani penerbangan itu pasti bisa didapat maskapai, tapi belum bisa dipastikan karena harus menunggu persetujuan dari otoritas penerbangan sipil Australia,” jelasnya.

Senada dengan Herry, Direktur Angkutan Udara Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub E. A. Silooy juga mengatakan distribusi kursi tambahan rute Indonesia-Australia masih dalam proses.

“Semuanya masih dalam proses. Kalau proses itu kan tidak bisa cepat, tidak bisa 1-2 hari. Yang jelas, tidak ada bagi-bagi kursi di sini,” katanya.

Kendati demikian, Direktur Niaga Sriwijaya Air Toto Nursatyo juga mengklaim pihaknya mendapat alokasi 500 kursi per minggu, untuk penerbangan tiga kali seminggu di rute Denpasar-Perth.

“Sriwijaya mendapat tiga kali seminggu dengan 500 kursi. Digunakan untuk penerbangan Denpasar-Perth,” jelasnya.

Rute penerbangan Indonesia-Australia cukup bergairah dalam beberapa tahun terakhir sehingga membuat pemerintah kedua negara melakukan perundingan bilateral untuk menyepakati adanya tambahan jatah kursi penumpang. (arh)

Sumber : http://web.bisnis.com/

Batavia Air Pindah ke Terminal 1C

Home > Tiket Pesawat > Domestic > Batavia Air > Batavia Air Pindah ke Terminal 1C 

DOK BATAVIA AIR
Batavia Air

Batavia Air Pindah ke Terminal 1C

JAKARTA, KOMPAS.com - Terhitung Minggu (10/10/2010), Batavia Air beroperasi secara penuh di Terminal 1C, sehingga semua proses keberangkatan dan kedatangan sepenuhnya dilakukan di Terminal 1C Bandara Soekarno Hatta. Demikian siaran pers Batavia Air yang diterima Kompas.com.

Disebutkan, pemindahan ini dilakukan untuk peningkatan pelayanan dan kenyamanan bagi pelanggan Batavia Air, disamping itu Terminal 1C juga telah direnovasi dan didesain sedemikian rupa untuk menunjang pelayanan yang maksimal bagi masyarakat pengguna jasa penerbangan

Pada saat ini Batavia Air mengoperasikan sekitar 57 penerbangan setiap harinya yang berangkat dan tiba di Bandara Soekarno-Hatta. "Dengan rata-rata penumpang 8.000 orang per hari, pemindahan ke Terminal 1C ini dirasa memberikan solusi yang tepat agar pelayanan kepada pelanggan menjadi lebih optimal," sebut Direktur Niaga Batavia Air H.Pandiangan saat meresmikan pemindahan operasional ke Terminal 1C.

Adapun peresmian penggunaan Terminal 1C Bandara Soekarno-Hatta sendiri sudah dilakukan oleh Menteri BUMN pada tanggal 13 Juli 2010 lalu, dengan ditandai dengan pemindahan pesawat Batavia Air dari Terminal 1B ke Terminal 1C. Namun kepindahan maskapai itu ke Terminal 1C dilakukan secara bertahap.

Batavia Air saat ini mengoperasikan lebih dari 170 penerbangan setiap harinya dan melayani 39 kota tujuan di seluruh Indonesia, serta 5 kota tujuan Internasional yaitu Guangzhou (Cina), Kuching (Malaysia), Singapore, Jeddah dan Riyadh (Saudi Arabia). Batavia Air mempunyai 36 armada pesawat yang terdiri dari Boeing 737-300, Boeing 737-400, Boeing 737-500 Airbus A-319, Airbus A-320 dan Airbus A330.

Sumber : http://bisniskeuangan.kompas.com/

Batavia Air Gangguan Mesin, Ratusan Penumpang di Kupang Terlantar

Home > Tiket Pesawat > Domestic > Batavia Air > Batavia Air Gangguan Mesin, Ratusan Penumpang di Kupang Terlantar

Batavia Air Gangguan Mesin, Ratusan Penumpang di Kupang Terlantar

TEMPO Interaktif, Kupang - Pesawat Batavia Air tujuan Kupang-Surabaya-Jakarta, Ahad (26/9), mengalami gangguan mesin di Bandara El Tari Kupang. Akibatnya penerbangan ditunda hingga batas waktu yang tidak ditentukan. Ratusan penumpang pun terlantar.

Abdul Muis, seorang penumpang kepada Tempo mengatakan, pesawat Batavia Air dijadwalkan berangkat dari Kupang sekitar pukul 07.00 WITA. Namun, tertunda karena masalah teknis.

"Pihak bandara mengumumkan bahwa ada masalah teknis sehingga penerbangan pesawat Batavia Air ke Surabaya-Jakarta ditunda," katanya.

Penundaan ini, menurut dia, awalnya diumumkan hingga pukul 08.00 WITA, tapi pihak bandara kembali mengumumkan menunda penerbangan ini hingga pukul 11.00 WITA. "Informasi yang didapat, kita akan tunggu penerbangan selanjutnya," katanya.

Ketidakpastian ini membuat para penumpang tujuan Surabaya dan Jakarta di Bandara El Tari Kupang mulai berharap-harap cemas, seperti yang dialami tim futsal NTT yang akan mengikuti pertandingan di Bandung, Jawa Barat, yang dijadwalkan mulai berlangsung malam ini.

Mereka menuntut pihak Batavia Air memberikan informasi terkait penundaan keberangkatan ini, dan memberikan informasi terkait masalah teknis yang dialami Batavia Air. "Harus ada kejelasan dari pihak Batavia, apa yang rusak dan kapan kita diberangkatkan," katanya.

Sementara itu, pihak Batavia Air hingga berita ini diturunkan belum berhasil dikonfirmasi.

YOHANES SEO

Sumber : http://www.tempointeraktif.com/
Foto : http://bandara.info/

Batavia Air Bungkam soal Pesawat Rusak

Home > Tiket Pesawat > Domestic > Batavia Air > Batavia Air Bungkam Soal Pesawat Rusak

Batavia Air Bungkam soal Pesawat Rusak

AMBON--MI: Manajemen Batavia Air distrik Ambon memilih bungkam soal pesawat yang mengalami kerusakan di bandara internasional Pattimura Ambon, sehingga penerbangan jadwal siang tujuan Jakarta tertangguhkan.

"Kami sudah berulangkali diberi pengumuman penangguhan keberangkatan tanpa ada kepastian," ujar salah satu pengguna jasa perhubungan udara tersebut, John, Minggu (11/4).

ANTARA berusaha mengkonfirmasi manajemen Batavia Air distrik Ambon, baik di kantor perwakilan berlokasi di hoptel Manisesalah maupun bandara melalui telpon, namun telepon seluler manajemen tidak ada yang aktif.

Sementara itu, para penumpang yang telah melapor keberangkatan sejak Minggu siang, sekitar pukul 11.00 WIT hingga pukul 20.30 WIT masih menunggu di bandara.

Pihak Batavia Air distrik Ambon hanya menginformasikan penangguhan keberangkatan dengan alasan terjadi kerusakan mesin sehingga meresahkan para penumpang. John menambahkan, pengelola jasa perhubungan berusaha meyakinkan para penumpang bahwa pesawat setelah selesai perbaikan akan diterbangkan ke Jakarta.

"Kami juga diyakinkan bahwa manajemen Batavia Air pusat akan mengoperasikan pesawat lain sehingga keberangkatan ditangguhkan hingga pukul 23.00 WIT," kata John.

Kadis Perhubungan Maluku, Benny Gaspersz, juga belum bisa dikonfirmasi karena saat dihubungi telpon selulernya tidak aktif. Ketidakpastian keberangkatan maupun penjelasan dari manajemen Batavia Air pesawat yang masih diperbaiki teknisi. mengakibatkan sejumlah penumpang memilih membatalkan keberangkatan dengan

Sementara itu penumpang yang memiliki kebutuhan mendesak dan hendak memanfaatkan jasa penerbangan Lion Air jadwal sore tidak terangkut karena tempat duduk telah penuh. Selain kedua maskapai itu, Bandara internasional Pattimura Ambon juga disinggahi pesawat Sriwijaya Air maupun Wings tujuan Makassar dan sejumlah daerah di Indonesia Tengah maupun Barat. (Ant/OL-03)

Sumber : http://www.mediaindonesia.com/

Batavia Air akan buka rute Denpasar-Dili

Home > Tiket Pesawat > Domestic > Batavia Air > Batavia Air akan buka rute Denpasar - Dili

Batavia Air akan buka rute Denpasar-Dili
Rabu, 10/03/2010 12:31:07 WIBOleh: Raydion Subiantoro

JAKARTA (bisnis.com): Maskapai Batavia Air tahun ini berencana untuk membuka rute reguler Denpasar-Dili (Timor Leste) dengan target isian penumpang mencapai 80%, menggunakan pesawat Airbus 319.

Juru bicara Batavia Air Eddy Haryanto mengatakan pihaknya optimistis dapat mencapai target karena adanya potensi pasar yang belum tergarap.

“Ada sejumlah rute yang akan buka, domestik maupun ke luar negeri. Yang ke luar negeri rute Denpasar-Dili. Kami yakin load factor bisa mencapai 80%. Rencananya terbang ke sana reguler,” katanya siang ini.

Direktur Angkutan Udara Kementerian Perhubungan Tri S. Sunoko menyarankan sebaiknya Batavia Air penerbangan sewa ke Dili, karena hingga saat ini belum ada perjanjian penerbangan antara Pemerintah Indonesia dan Timor Leste untuk penerbangan ke kota itu. terlebih dulu melakukan

“Untuk Dili, belum ada MoU dengan Timor Leste sehingga disarankan untuk charter [sewa],” katanya ketika dihubungi melalui telepon seluler.

Tri memaparkan setiap maskapai dengan izin usaha berjadwal boleh menyewakan pesawatnya, tanpa harus kembali meminta izin usaha charter. “Itu sudah beberapa kali dilakukan oleh maskapai berjadwal. Tidak ada masalah,” jelasnya.

Eddy mengatakan Batavia Air juga berencana untuk membuka rute penerbangan domestik, a.l. ruteJakarta-Banda Aceh, Jakarta-Solo, dan Jakarta-Timika.

Tri mengatakan rute domestik yang telah disetujui oleh instansinya adalah Jakarta-Solo. “Untuk Banda Aceh dan Timika, belum ada usulan [dari Batavia Air],” ungkap Tri.(er)

Sumber : http://web.bisnis.com
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Paket Tour Wisata - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger